Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Bolehkah Istri Menikah Lagi Jika Suaminya Gila

Bolehkah Istri Menikah Lagi Jika Suaminya Gila

Bagaimana status istri yang ditinggal gila suaminya, apakah sang istri boleh menikah lagi sedangkan suaminya tidak menjatuhkan talak padanya?

Dalam masalah ini, istri mendapatkan hak khiyarnya untuk menfasakh nikah untuk kemudian hakim boleh menjatuhkan talaknya.

فأما البرص والجذام والجنون فإنها تجعل لأحد الزوجين الحق في طلب الفسخ في الحال سواء كان الزوج صغيرا أو كبيرا وكذلك الزوجة
ولا فرق في الفسخ بعيب من العيوب المذكورة جميعا بين أن تكون موجودة قبل العقد أو حدثت بعده كما لا فرق فيها بين أن يكون قبل الدخول أو بعده ولكن يشترط في ثبوت حق الفسخ بها كلها عدم الرضا فإن رضي أحدهما بالعيب صريحا بأن قال : رضيت أو ضمنا بان مكن من نفسه فلا خيار له.
Sedangkan penyakit barash, judzam (kusta, lepra) dan gila adalah penyakit yang menjadikan masing-masing sepasang suami istri boleh meminta fasakh (merusak) nikah seketika itu juga baik suami-istri tersebut masih anak-anak atau sudah dewasa dan baik keberadaan penyakit-penyakit tersebut terjadinya sebelum akad nikah atau setelahnya, sebelum terjadi dukhul (persetubuhan) atau setelahnya.

Namun disyaratkan dalam diperlakukannya hak fasakh bila salah seorang dari suami-istri tidak menerima kekurangan lainnya, bila ia menerimanya padahal pasangannya jelas-jelas memiliki kekurangan tersebut dengan berkata “Saya rela” atau “Saya tanggungjawab” kemudian ia terima disisinya maka tidak ada pilihan lagi baginya (Al-Fiqh alaa Madzaahib al-Arba’ah IV/98).

باب العيوب في النكاح
العيوب التي يُردّ بها النكاح أحد عشر شيئا، خمسة منها تُثبت الخيار لكل واحد من الزوجين، وهي: الجنون، والجذام، والبَرص3، والرِّق، وأن يكون خنثى مشكل4.
وأربعة تُثبت لها5 الخيار: الجَبُّ، والعِنَّة، والخصاء على أحد الوجهين6، وقطع الحشفة، وفيه قول آخر7.
واثنان منها تُثبت له الخيار8: القَرَن، والرَّتَق9.
1 (له): أسقطت من (أ).
2 الحاوي 9/214، 215، فتح الوهاب 2/42، مغني المحتاج 3/178.
3 كفاية الأخيار 2/37.
4 الأظهر أنه لا خيار له برقِّها، ولا بخنوثة أحدهما، فإن كان الخنثى مشكلا فالنكاح من أصله باطل. الحلية 6/404، مغني المحتاج 3/203.
5 التنبيه 162.
6 أصحهما: لا خيار لها. الحلية 6/404، فتح المنان 351.
7 الحاوي 9/371.
8 الوجيز 2/18.
9 القَرَن: لحمة تكون في فرج المرأة كالغدة تمنع ولوج الذّكر، والرَّتَق: التحام فرج المرأة بحيث لا يمكن ولوج الذّكر.
وانظر: تحرير ألفاظ التنبيه 255، تهذيب الأسماء 3/2/91، المصباح 218، 501.

Disini perlu diketahui bahwa aib yang bisa mengakibatkan tertolaknya pernikahan ada sebelas yang dapat diperinci sebagai berikut (Al-Lubaab fi al-Fiqh as-Syaafi’i I/302)
 
1. Gila, kusta, lepra, sifat sahaya dan banci. Maka, kelima-limanya mengakibatkan diperlakukannya khiyar/ pilihan antara meneruskan atau memutus sebuah ikatan, dari masing-masing suami-istri.

2. Terputus alat vital suami, impotent, terputus buah pelirnya, terputusnya hasyafah/ pucuk alat vital suami. Maka, keempat-empatnya mengakibatkan diperlakukannya khiyar/ pilihan antara meneruskan atau memutus sebuah ikatan, bagi istri atas suaminya.

3. Al-Qaran yaitu vagina tertutup tulang yang menghalangi masuknya penis dan ar-Rataq yaitu vagina tertutup daging yang menghalangi masuknya penis. Maka, kedua-duanya mengakibatkan diperlakukannya khiyar (pilihan antara meneruskan atau memutus sebuah ikatan) bagi suami atas istrinya.



http://www.facebook.com/groups/piss.ktb/doc/279159555440193/ oleh Ust. Masaji Antoro, Pengasuh Pustaka Ilmu Sunniyah Salafiyah (PISS KTB)
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger