Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Nasihat Fudhail Bin 'Iiyadh (1)

Nasihat Fudhail Bin 'Iiyadh (1)

SATU HATI DUA CINTA? MUNGKINKAH?

Suatu hari Fudhail Bin 'Iyaadh duduk memangku anak perempuannya yang berusia empat tahun, sesekali ia mencium pipi anak itu sebagai ungkapan rasa sayang seorang ayah.

“Ayah, apakah kau mencintai aku?” tanya anak itu
“Ya,” jawab Fudhail
“Apakah kau mencintai Tuhan ?”
“Ya”
“Berapa hati yang kau miliki, Ayah ?”
“Satu ”
“Dapatkah kau mencintai dua hal dengan satu hati ?” anak itu bertanya lagi.

Saat itu pula Fudhail terhenyak, ia sadar yang berbicara bukanlah gadis kecilnya melainkan petunjuk Yang Maha Kuasa. Merasa malu ia memukuli kepalanya dan bertaubat, dan sejak saat itu ia hanya persembahkan hatinya untukNya.

( إنه لا شيء أغير من الله جل وعلا )
Sesungguhnya tidak ada yang lebih memiliki kecemburuan ketimbang Allah (Shohih Ibnu Hibbaan I/527)

2225 - حدثنا يعلى ثنا الأعمش عن شقيق عن عبد الله قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : ليس أحد أغير من الله لذلك حرم الفواحش وليس أحد أحب إليه المدح من الله
Tidak seorangpun lebih memiliki kecemburuan ketimbang Allah karenanya Allah haramkan kekejian, dan tidak ada seseorang yang lebih menyukai pujian ketimbang Allah (Sunan Ad-Daroomy II/200)

قال الفضيل بن عياض إذا قيل لك هل تخاف الله فاسكت فإنك إن قلت لا كفرت وإن قلت نعم كذبت
Bila engkau ditanya “Apakah engkau takut pada Allah?" Diamlah. Karena bila engkau menjawab tidak, engkau menjadi kufur, sedang bila engkau menjawab Ya, engkau telah berbohong (Ihyaa ‘Uluumiddiin II/202).

NASIHAT UNTUK PARA HAFIDZ ALQURAN

وقال الفضيل بن عياض ينبغي لحامل القرآن أن لا يكون له إلى أحد حاجة ولا إلى الخلفاء فمن دونهم فينبغي أن تكون حوائج الخلق إليه وقال أيضا حامل القرآن حامل راية الإسلام فلا ينبغي أن يلهو مع من يلهو ولا يسهو مع من يسهو ولا يلغو مع من يلغو تعظيما لحق القرآن
Seorang yang Hafal Quran semestinya tidak memiliki ‘kepentingan’ pada orang lain, juga pada penguasa, dan bawahannya, justru semestinya ia mampu menjadikan kepentingan setiap orang padanya. Penghafal Quran adalah pemegang bendera Islam, jangan banyak bersenda bersama yang bersenda, jangan terlena bersama yang terlena demi mengagungkan hak-hak alQuran. (Ihyaa ‘Uluumiddiin II/31)

NASIHAT  TENTANG AMAL IBADAH

وروينا عن السيد (1) الجليل أبي علي الفضيل بن عياض رضي رحمه الله عنه قال : ترك العمل لأجل الناس رياء ، والعمل لأجل الناس شرك ، والإخلاص أن يعافيك الله منهما.
Meninggalkan amal ibadah karena manusia riya' namanya. Amal ibadah karena manusia syirik namanya. Ikhlas adalah bila kau diselamatkan Allah dari keduanya. (Al-Adzkaar I/7)

NASIHAT TENTANG PERTEMANAN

قال الفضيل بن عياض : من طلب أخا بلا عيب بقي بلا أخ
Barangsiapa mencari kawan yang tiada bercela, tak akan ia memiliki teman selamanya (Syu’ab al-Iimaan alBaehaqy VI/330).

NASIHAT UNTUK PARA ALIM YANG MUSTAJAB DOANYA

وقال الفضيل بن عياض : لو كان لي دعوة مستجابة ما صيرتها إلا في الإمام لأني لو جعلتها للنفسي لم تجاوزني ولو جعلتها له كان صلاح الإمام صلاح العباد والبلاد.
Andai aku dikarunia doa yang ijabah, tak akan aku panjatkan kecuali untuk para pemimpin. Sebab bila kupanjatkan untukku manfaatnya tidak akan melampaui kecuali pada diriku. Namun bila kupanjatkan untuk pemimpin akan menjadikan kebaikan untuknya, rakyatnya dan negaranya (Faidh alQadiir VI/517).



Ust. Masaji Antoro, pengasuh Pustaka Ilmu Suuniyah Salafiyah
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger