Jl. Kudus Colo Km. 5, Belakang Taman Budaya Bae Krajan, Kudus
Home » » Ikatan Hati Dengan Tubuh

Ikatan Hati Dengan Tubuh

Sudah selayaknya manusia memahami ikatan ang terdapat di antara hati dan tubuhnya.Beraneka ragam perbuatan yang muncul dari orang-orang mukmin dan orang-orang kafir, orang baik dan orang jahat,dari para pembawa kebaikan dan pembawa kerusakan di dunia ini,semuanya memiliki hubungan kuat dengan hati.Dari sanalah seumber perbuatannya yang merusak dan membawa kebaikan.Dari sanan pula sumber kebaikan dan keburukannya. Semua itu terjadi karena adanya keselarasan antara perbuatan anggota tubuh dan perasaan yang bersemayam di hati terkait dengan perbuatan itu.

Maka oleh karena itu,marilah kita mencurahkan perhatian untuk mengenal betul hal-hal yang terkait dengan hati kita.Bila kita tidak mengenalnya dengan baik maka hal itu akan menjadi penghalang bagi kita untuk mengenal Allah SWT.

Allah SWT berfirman, walaa takuunuu kaalladziina nasuu allaaha fa-ansaahum anfusahum ulaa-ika humu alfaasiquuna 19. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.(QS al-Hasyr 59:19) laa yastawii ash-haabu alnnaari wa-ash-haabu aljannati ash-haabu aljannati humu alfaa-izuuna 20. Tidaklah sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni jannah(surga); penghuni-penghuni jannah(surga) itulah orang-orang yang beruntung.(QS al-Hasyr 59:20)

Firman ini memberi isyarat bahwa penduduk surga adalah orang-orang yang ingat kepada Allah SWT, tidak melupakan-Nya dan tidak melupakan diri mereka sendiri.Maka,oleh karena itu gerakan atau perbuatan tubuh mereka dalam hidup di masa taklif selalu terkontrol oleh iman kepada Allah SWT. Kontrol ini membuat segala gerak dan diam yang dilakukan oleh tubuh selalu mnenjadi bekal untuk hari kebangkitan, menjadi sebab mendapatkan kebahagiaan dan anugerah nikmat yang abadi dan kerajaan yang agung dari Allah SWT , Maha Raja, Maha Benar dan Maha Dermawan.

Semua itu didapatkan oleh orang-rorang yang telah meletakkan segala gerak diam anggota tubuhnya di bawah kontrol hubungannya dengan dorongan hati.Gerak-diam tubuh tidak bisa terjadi kecuali atas dorongan ini.

Dorongan hati dibangun di atas pengetahuan yang dicapai oleh hati mengenai rahasia keberadaan hati,serta pengamatannya terhadap hikmah di balik penciptaan,pembuatan dan keberadaan hati di alam ini.Juga ,dibangun di atas tempat dan kedudukan yang berhasil dicapai oleh hati di alam nyata ini.

Semua ini merupakan dasar dari ikatan yang terdapat di atntara hati dan anggota tubuh.Oleh karena,semua ibadah yang berhubungan dengan tubuh,semuanya,memiliki tujuan syariat yang terkait erat dengan hati. Segala macam perbuatan baik (keaatan) selalau terikat dengan niat yang bersumber dari hati, juga dengan motivasi yang mendorongnya melakukan sesuatu atau meninggalkannya,meneruskan atau menahan diri, menerima atau menolak.

Oleh karena itu,orang yang beriman harus memiliki pemahaman yang kuat dan sempurna bahwa ia memiliki hati yang menjadi perhatian utama Allah SWT. Penilaian terhadap berbagai perbuatan anggota tubuhnya tidak bisa lepas dari apa yang bersemayam di dalam hati tersebut.



Sumber Kitab Mamlakatul Qalbi wal A’dha’
Adv 1
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger