Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Tak Malu Lagi Berzina

Tak Malu Lagi Berzina

Wajah mulia dunia pendidikan Indonesia kembali tercoreng. Beberapa orang siswa dan siswi SMP di Jakarta Pusat terlibat pebuatan video porno. Dua orang sebagai peraganya, sementara lainnya ada yang terlibat sebagai perekam dan penontonnya. Lebih parah lagi, proses pembuatan video haram ini sudah tiga kali dilakukan.



Menurut keterangan Kasie Manajemen SMP-SMA Disdik DKI Jakarta, Tadjuddin Nur, pembuatan video itu terjadi pada saat guru dan siswa sedang melakukan salat Jumat sehingga ruangan kosong. "Gerbangnya memang belum dikunci karena waktu itu masih Jumatan," katanya.



Sebenarnya, kasus penyimpangan pelajar dalam urusan syahwat ini bukan kali ini saja. Di daerah-daerah lain sudah berulang kali diberitakan keterpibatan pelajar dalam kasus video porno dan hubungan seks haram. Bisa jadi yang tak terekspos jauh lebih besar.



Jika kita cermati, aksi pacaran pelajar sudah sangat kelewatan, sampai-sampai semacam lazim ciuman dipinggir jalan, berboncengan saling berdempetan, bahkan ada yang menganggap lazim hubungan badan oleh bocah masih ingusan. Naudzubillah min dzalik.



Sesungguhnya zina dalam Islam adalah perbuatan yang haram dan hina. Bahkan, seburuk-buruk orang Islam pun pasti tahu haramnya zina. Namun, ternyata perbuatan zina dan perantara-perantaranya -seperti majalah dan film parno, televisi dengan tayangan yang vulgar, sinetron umbar aurat, film layar lebar yang sering dengan bumbu mesum, dan pertunjukan pornoaksi- begitu bebasnya di negeri kita yang mayoritas muslim. Inilah zaman yang kejahatan zina tersebar di mana-mana dan terlihat sebagai sesuatu yang biasa.



Sering kita dengar seorang gadis yang hamil di luar nikah. Kita akan melihat ayah dan ibunya sangat bingung dan malu. Namun, ketika ada seseorang yang siap menikahinya maka hilanglah kesedihan dan rasa malu. Bahkan tidak sedikit yang memeriahkan pesta pernikahan anaknya yang sudah mulai terlihat besar perutnya. Hal ini menunjukkan bahwa kebingungan dan rasa malu mereka bukan karena anak gadisnya melakukan zina, tapi karena anaknya hamil dan belum ada yang siap menjadi ayahnya. Na'udzu billah min dzalik.



Jika seperti ini perzinaan merajalela di negeri kita & tidak segera ditangani serius, maka kemurkaan Allah akan turun. Jika kemurkaan Allah terus berlangsung, maka Dia akan menurunkan adzab-Nya ke bumi.



Abdullah bin Masud, berkata, "Tidaklah muncul perzinaan di sebuah negeri, kecuali Allah mengumumkan kehancurannya."



Dalam hadist Aisyah radliyallahu 'anha, ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah pada shalat gerhana matahari beliau bersabda:



 مَا مِنْ أَحَدٍ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ أَنْ يَزْنِيَ عَبْدُهُ أَوْ تَزْنِيَ أَمَتُهُ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ وَاللَّهِ لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلبَكَيْتُمْ كَثِيرًا



"Wahai umat Muhammad, tidak ada yang lebih tersinggung (ghirah) melebihi Allah ketika seorang hamba laki-laki dan perempuan berzina. Hai umat Muhammad seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui apa yang aku ketahui niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa.



Kemudian, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengangkat kedua tangannya dan berkata Ya Allah, apakah hal ini sudah aku sampaikan?. (HR. Bukhari dan Muslim)



Ada rahasia yang penting dibalik penyebutan dosa besar zina pada saat shalat kusuf (shalat gerhana). Yaitu maraknya perzinaan adalah tanda-tanda hancurnya dunia dan hari kiamat, dan gerhana adalah satu satu bentuk tanda kiamat.



KH. Badrul Tamam
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger