Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » , » Berbagi Adalah Pintu Kesuksesan dan Kesakinahan

Berbagi Adalah Pintu Kesuksesan dan Kesakinahan

Banyak manusia yang berhasil meraih impian hidup sukses di dunia karir atau usahanya. Banyak pula yang sedang berjuang menapaki jalan kesuksesan. Juga tidak sedikit pula diantara manusia yang merasa gagal dalam meraih kesuksesan. Yang telah menggenggam kesuksesan terus berjuang mempertahankan kesuksesannya. Dan yang belum sukses terus berjuang meraih impiannya. Itulah episode perjalanan kehidupan manusia.

Kita sebagai umat islam memahami dengan pasti, tanpa keraguan sedikitpun, bahwa perjalanan hidup manusia tidak lepas dari campurtangan Allah SWT. Dalam hal apapun, termasuk dalam upaya meraih kesuksesan. Baca dengan hati rangkaian firman Alla
h SWT ini," Allah melapangkan rizeki bagi siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui Segala Sesuatu." (Q.S: AL Ankabut (29):62). Cukup jelas !!?? Bahwa Allah SWT menggenggam segala bentuk rizeki. Termasuk rizeki yang bernama kesuksesan karir dan bisnis. Allah SWT yang Berkuasa mengatur giliran lapang dan sempit.

Saudaraku, jika suatu saat atau saat ini kesuksesan sudah dalam genggaman, kita juga semua mengetahui bahwa kesuksesan tidak selalu identik dengan kesakinahan hati. Kesuksesan tidak selalu berkolerasi positif dengan ketentraman hati. Kalau ada orang disaat sukses justru merasakan kehampaan hati, maka salah satu diantaranya adalah...Mungkin ada harta orang-orang lemah atau kaum duafa yang ada di almari rumah-rumah kita, didompet kita atau di rekening bank kita. Uang mereka yang ada di kita secara pasti akan menjadi pengganjal dari upaya kita meraih kesakinahan hati. Allah SWT berfirman,"Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian." (Q.S: Adz Dzaariyaat (51):19).

Berangkat dari pemahaman itu, maka kita sesungguhnya, disadari atau tidak, sudah mengetahui resep jalan kemudahan dalam meraih kesuksesan. Resep itu terbentang luas didepan kita dan setiap saat bisa dipraktekkan oleh siapapun. Yaitu banyak berbagi kepada sesama yang membutuhkan dalam keadaan lapang maupun sempit. Seperti dalam firman Allah SWT,"Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan)orang. Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." (Q.S: Ali Imran (3):134). Cukup Jelas !!?? Bahwa menafkahkan harta adalah disemua keadaan kita.. baik saat masih mengejar impian maupun setelah impian dalam genggaman lebih-lebih.

Kita juga sering membaca firman Allah SWT,"Karena itu Allah SWT memberikan kepada mereka pahala didunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan." (Q.S:Ali Imran(3):148). Sangat jelas bahwa pahala itu bukan hanya dijanjikan oleh Allah SWT di akhirat kelak, tetapi disegerakan selama kita ada dimuka bumi ini.Bahkan Allah SWT akan melipatgandakan balasan atas amal kebaikan kita minimal sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipatnya. Seperti dalam firman Allah SWT,"Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan yang seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)." (Q.S:Al An'aam(6):160) dan juga terdapat dalam firman Allah SWT,"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah SWT adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah SWT melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah SWT Maha Luas (karunia-Nya)lagi maha Mengetahui." (Q.S:Al Baqarah(2)261)

Alangkah beruntungnya orang-orang yang banyak berbagi dengan sesama.Dia membuka jalan kemudahan buat dirinya sendiri dalam meraih impian kesuksesan. kedermawanan adalah kunci menapaki jalan kelapangan, juga menjadi jalan bagi siapapun untuk menerima karunia kesakinahan hati dari Allah SWT. Seperti dalam firman Allah SWT,"Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat." (Q.S:Al Baqarah (2)265).


 
Muhammad Amin penulis Buku "CERMIN NURANI"
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger