Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Doa Malaikat Kepada Hamba-Hamba Allah (1)

Doa Malaikat Kepada Hamba-Hamba Allah (1)

قاَلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ماَ مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ اْلعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا اَللّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُوْلُ
اْلآخَرُ اَللّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا .

( صحيح البخاري )


" Tiada suatu hari pada hamba-hamba Allah kecuali dua malaikat turun, seraya berdoa : Wahai Allah berilah para penderma keberhasilan, dan malaikat yang kedua berkata : Wahai Allah, berilah orang yang menahan hartanya ( kikir ) kehancuran " . ( Shahih Al Bukhari )


Bahwa setiap hari kedua malaikat diturunkan oleh Allah kepada setiap hamba-Nya , seraya berdoa : 


اَللّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا


"Wahai Allah, berilah para penderma keberhasilan (pengganti dari yang telah diinfakkan)". 

Dan malaikat yang lainnya berkata : 


اَللّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا


" Wahai Allah, berilah pada orang yang menahan hartanya (kikir ) kehancuran "


Malaikat yang pertama berdoa agar orang-orang yang berderma itu diberi kemenangan, kesuksesan dan digantikan dengan yang lebih baik dari harta yang ia dermakan . Sedangkan malaikat yang kedua berdoa agar Allah memberikan kesulitan dan kehancuran hidup kepada orang yang kikir , dan Allah mencabut keberkahan rizkinya . 

Bayangkan kalau seandainya kita berderma, ketahuilah di saat itu malaikat sedang mendoakan kita sebelum orang lain mendoakan kita, tapi di saat kita menahan harta kita maka di saat itu malaikat juga mendoakan kehancuran bagi kita, inilah sabda Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dan di sinilah Allah membuka lagi gerbang-gerbang keluhuran , keberhasilan dan kesuksesan bagi orang-orang yang beriman .


Diriwayatkan di dalam Shahih Al Bukhari, ketika seorang wanita bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: " Ya Rasulallah ibuku telah wafat, jika aku mengirimkan amal untuk dia apakah pahalanya akan sampai ?", maka Rasul shallallahu 'alaihi wasallam berkata : " betul, sampai ", demikian riwayat Shahih Al Bukhari . 

Ini adalah salah satu dalil dari belasan dalil shahih dari Shahih Al Bukhari dan Muslim tentang sampainya amal pahala kepada orang yang telah wafat , dan seluruh mazhab telah bersepakat tentang sampainya kiriman amal kepada yang wafat . Bahkan sebagian Ulama' mengatakan bahwa mengirim amal dari yang hidup kepada yang masih hidup juga sampai . Sebagian berkata hanya khusus seperti ibadah haji saja , misalnya ada yang sudah tua renta tidak mampu untuk pergi haji , maka yang lain yang pergi maka juga sampai pahalanya kepada yang tua renta tadi, padahal orang nya masih hidup .


Di riwayatkan juga dalam Shahih Al Bukhari , disampaikan oleh sayyidina Abdallah bin Umar bahwa ketika Rasulullah melihat sayyidina Utsman tidak hadir dalam perang Badr , maka sayyidina Utsman berkata kepada Rasulullah seraya menangis : " Wahai Rasulullah , aku menjaga putrimu yang sedang sakit , sehingga aku tidak bisa hadir dalam perang Badr ", maka Rasulullah berkata : " Bagimu pahala Badr dan bagimu pula kemuliaan Ahlul Badr ", padahal sayyidina Utsman tidak hadir dalam perang Badr tapi pahalanya dikirim oleh Rasul shallallahu 'alaihi wasallam , jadi mengirimkan pahala itu sampai baik kepada yang hidup atau yang sudah wafat . 

Dan pengiriman amal itu banyak , jadi kalau kita mau berbakti kepada orang tua yang sudah wafat maka kirimkan amal ibadah kita , kalau kita mengirimkan amal ibadah kita , maka amal ibadah kita tidak akan berkurang , terkadang orang berfikir jika amalnya dikirimkan maka amal ibadahnya akan habis , tidak demikian karena Allah subhanahu wata'ala berfirman :


وَوَجَدُوا مَا عَمِلُوا حَاضِرًا وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًا

( الكهف : 49 )


" Dan mereka dapati (semua) apa yang telah mereka kerjakan , dan Tuhanmu tidak menzhalimi seorang pun " .  (QS. Al Kahfi : 49).



Habib Munzir Al Musawwa
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger