Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Malaikat Yang Menjelma Menjadi Manusia

Malaikat Yang Menjelma Menjadi Manusia

Para malaikat memiliki kemampuan untuk menjelma menjadi manusia. Mereka pernah menemui Nabi Ibrahim AS sebagai tamu yang terhormat. Kemudian Ibrahim AS menyuguhi hidangan sapi besar kepada mereka. Ibrahim tidak menyadari bahwa tamu yang datang ke­padanya adalah para malaikat, sampai mereka sendiri yang memberitahukan hakikat mereka kepada Ibrahim.

Allah SWT berfirman, "Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (malaikat-malai­kat) yang dimuliakan? (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu meng­ucapkan 'Salam sejahtera', Ibrahim menjawab, 'Salam sejahtera, (kalian) adalah orang-orang yang tidak dikenal.'

Maka, ia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian di­bawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar), lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim berkata, 'Silakan ma­kan.' (Tetapi mereka tidak mau makan) karena itu Ibrahim merasa takut kepada mereka.

Mereka berkata, 'Jangan takut.' Dan mereka memberi kabar gembira kepa­danya dengan kelahirqn seorang anak yang alim (Ishaq). (QS Adz-Dzariyat: 24­28)."

Malaikat juga pernah datang kepada Nabi Luth AS, dengan rupa seorang pemuda yang tampan. Allah SWT berfirman, "Tatkala (para malaikat) utusan-utusan Kami datang kepada Luth, dia merasa resah dan gelisah karena kedatangan mereka. Dia berkata, 'Ini adalah hari yang amat sulit.'

Kemudian kaumnya datang kepada­nya dengan bergegas. Sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan­perbuatan yang keji.

Luth berkata, 'Wahai kaumku, inilah putri-putriku. Mereka lebih suci bagi ka­lian. Bertaqwalah kepada Allah, dan ja­ngan kalian mencemarkan (nama)-ku ter­hadap tamuku ini. Tidak adakah di antara kalian yang berakal?'." (QS Hud: 77-78).

Allah SWT juga mengutus Jibril Al­ Amin kepada Maryam dengan rupa seorang laki-laki yang sempurna. Jibril menyampaikan kabar gembira kepada Maryam bahwa Allah telah memilihnya dan memilih putranya sebagai ora,qg pilihan. Allah SWT berfirman, "Maka, ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka, lalu Kami mengutus ruh Kami kepadanya. Maka, ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna." (Maryam: 17).

Jibril AS juga sering menemui Ra­sulullah SAW dan menjelma dalam ben­tuk seorang laki-laki. Imam Bukhari me­riwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, "Kadangkala satu malaikat datang ke­padaku dan menjelma menjadi seorang laki-laki. la berbicara denganku dan aku sadar akan ucapannya."

Jibril AS juga pernah menemui Ra­sulullah SAW saat beliau SAW bersama-­sama dengan para sahabatnya. Sebuah hadits yang terkenal diriwayatkan oleh Sayyidina Umar bin Khaththab RA tentang sosok yang datang kepada Ra­sulullah SAW dan bertanya tentang Islam, iman, dan ihsan, serta had Kiamat dan tanda-tandanya. Kemudian sosok tersebut pergi.

Setelah itu Rasulullah SAW ber­sabda, "Wahai Umar, tahukah engkau siapa orang yang bertanya tadi?"

Umar RA menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu."

Kemudian Rasulullah SAW menje­laskan, "Sesungguhnya Jibril datang kepada kalian untuk mengajarkan aga­ma kepada kalian."

Mereka, para malaikat, juga bisa ber­bicara dengan manusia lainnya di dunia, seperti dalam firman Allah, "Ingatlah ketika malaikat berkata, `Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan­mu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) dari-Nya. Namanya Al-Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di du­nia dan di akhirat, dan ia termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)'." (QS Ali Imran: 45).

Mereka juga berbicara dengan ma­nusia di akhirat, seperti ditegaskan da­lam firman-Nya, "Yaitu surga `Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama­sama dengan orang-orang yang shalih dari bapak-bapaknya, istri-istrinya, dan anak-cucunya, sedang malaikat-malai­kat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu sambil mengucapkan, 'Salamun 'alaikum bima shabartum.' (Salam sejahtera atas kalian terhadap apa yang kalian telah bersabar pada­nya). Maka, alangkah baiknya tempat kesudahan itu." (QS Ar-Ra'd: 24).


Habib Sholeh Bin Ahmad Bin Salin Al Idrus
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger