Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Dakwah Nabi Muhammad Kepada Kaum Nasrani

Dakwah Nabi Muhammad Kepada Kaum Nasrani

Ulama pakar tafsir berkata, "utusan dari Najran mendatangi Rasululloh shollallohu alaihi wasallam dan jumlah mereka ada 60 orang naik kendaraan. Diantara mereka terdapat 14 orang lelaki dari orang orang yang paling mulia diantara mereka, dalam 14 orang tersebut terdapat 3 kelompok yang urusan orang orang Najran diserahkan kepada mereka, yaitu

1. Al 'aqib, sebagai pemimpin kaum dan pemimpin musyawaroh, hasil keputusan musyawaroh tidak keluar kecuali dari pendapatnya, namanya adalah Abdul Masih.

2. As sayyid, imam dan pemimpin perjalanan, namanya adalah Aiham.

3. Abu haritsah bin Alqomah, dia adalah uskup,pendeta,imam dan pemimpin sekolahan mereka,Abu harisah ini orang yang mulia,dia telah mempelajari kitab kitab nasrani hingga bagus ilmunya dalam agama mereka. Raja romawi menghormatinya, menjadikan dia sebagai junjungan dan mendirikan gereja untuknya sebab ilmu dan kesungguhan abu haritsah.

Kemudian mereka mendatangi Rasululloh shollallohu alaihi wasallam dan masuk ke masjid beliau ketika sholat ashar. Mereka memakai pakaian jubah pendeta dan mantel yang indah, seindah Haris bin Ka'ab. Sebagian orang dari sahabat Rasululloh sholallohu alaihi wasallam yang melihatnya berkata, "Kami belum pernah melihat ada utusan seperti mereka".

Waktu sholat mereka telah dekat, kemudian mereka sholat di masjid Rasululloh shollallohu alaihi wasallam, Rasul berkata, "Biarkanlah mereka". Kemudian mereka sholat menghadap arah terbitnya matahari. Setelah itu, As sayyid dan Al 'aqib berbicara kepada Rasululloh shollallohu alaihi wasallam, maka Rasululloh berkata kepada keduanya, "Masuklah kalian berdua ke dalam agama islam"

Keduanya berkata, "Kami telah masuk islam sebelum kamu"

Rasululloh berkata, "Kalian berdua bohong, doa kalian bahwa Allah mempunyai anak, sembahan kalian salib, dan babi makanan kalian telah mencegah keislaman kalian ."

Keduanya berkata, "Jika Isa bukan anak Allah, lalu siapakah ayahnya ?" Kemudian mereka semua mendebat Rasululloh dalam masalah Nabi Isa. 

Nabi shollallohu alaihi wasallam berkata, "Bukankah kalian sudah tahu bahwa seorang anak tidak akan ada kecuali dia menyerupai ayahnya ?"

Mereka berkata, " Benar "

Nabi melanjutkan, "Bukankah kalian sudah tahu bahwa Tuhan kita Maha Hidup dan tidak mati, sedangkan Isa kedatangan sifat fana'/ rusak ? "

"Benar",  jawab mereka.

Nabi berkata, "Bukanlah kalian sudah tahu bahwa Tuhan kita adalah dzat yang berdiri sendiri/tidak membutuhkan orang lain,menjaga segala sesuatu dan meberikannya rizki ?"

"Benar", jawab mereka.

"Apakah Isa memiliki sesuatu dari hal itu ?" tanya Nabi.

Mereka menjawab, "Tidak"

Kemudian Nabi berkata, "Sesungguhnya Tuhan kita membentuk Isa di dalam rahim sesuka-Nya, dan Tuhan kita tidaklah makan ,tidak minum, dan tidak membuang kotoran ."

Mereka berkata, " Benar "

Nabi berkata, "Bukankah kalian sudah tahu bahwa Isa di gendong oleh ibunya sebagaimana perempuan yang menggendong kemudian meletakkannya sebagaimana seorang perempuan meletakkan anaknya,kemudian diberi makan sebagaimana bayi yang di suapi,kemudian makan,minum dan buang kotoran ?

Mereka berkata, " Benar "

Nabi melanjutkan, " jika semua itu benar, lalu mengapa Isa menjadi sebagaimana yang kalian sangkakan ?"

Kemudian mereka semua diam saja. Dan Allah azza wajalla menurunkan permulaan surat Ali Imran sampai lebih dari 80 ayat. Wallohu a'lam.


Dinukil oleh PISS-KTB dari Kitab Lubabun Nuqul
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger