Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Doa Agar Hati Tenang dan Mendapat Petunjuk

Doa Agar Hati Tenang dan Mendapat Petunjuk

Kisah berikut adalah salah satu bukti mukjizat Rasulullah SAW yang terekam dalam hadis. Di masa Rasulullah, di negeri Yaman ada bangunan yang dibuat mirip dengan Ka’bah. Mereka pun menamakannya juga dengan Ka’bah. Lokasinya berada di daerah bernama Dzul Khulashah.


Tokoh yang memprakarsai berdirinya Ka’bah Yaman adalah Khats’am dan Bajilah. Mereka melakukan ritual pula di sekitar Ka’bah Yaman itu, sebagaimana umat Islam melakukannya.


Suatu hari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam ingin mengutus seorang sahabat bernama Abu Nakhilah Al-Bajili, agar ia bisa berdakwah dan mengislamkan penduduk Dzul Khulashah dan memberantas kesyirikan dan kesesatan mereka.


Tapi, Abu Nakhilah mengeluh karena dirinya tidak pandai naik kuda dan sering jatuh dari tunggangan. Dan, Nabi Muhammad tetap memutuskan untuk mengutus Abu Nakhilah.


Maka dipanggillah Abu Nakhilah, lalu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menempelkan tangannya di dada Abu Nakhilah sambil mengucapkan doa berikut ini:


ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺛَﺒِّﺘْﻨِﻲ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨِﻲ ﻫَﺎﺩِﻳﺎً ﻣَﻬْﺪِﻳَّﺎً


Allâhumma tsabbitnî waj’alnî hâdiyan mahdiyan


“Ya Allah tenangkanlah hatiku dan jadikanlah aku orang yang memberi petunjuk dan mendapat petunjuk.” (HR. Al-Bukhari)


Mulai saat itu Abu Nakhilah tidak pernah sekali pun jatuh dari kuda yang ditungganginya. Ia bahkan sukses memimpin 150 pasukan berkuda untuk merobohkan Ka’bah yang ada di Yaman. Kesuksesan itu disampaikan oleh utusan Abu Nakhilah bernama Abu Artha’ah. Hingga saking bahagianya, Rasulullah tanpa sadar mengucapkan doa keberkahan pada Abu Nakhilah dan pasukannya, lima kali berturut-turut.


Dari kisah itu, ulama pun menafsirkan bahwa ketenangan yang dimaksud pada doa di atas adalah ketenangan dalam segala hal. Mulai dari menunggang kuda, membina rumah tangga, mengurus perusahaan, mengurus karyawan dan yang lain-lainnya. Ketenangan batin sangat penting dimohon pada Allah karena ketenangan batin adalah kunci kesuksesan sebagaimana yang dialami Abu Nakhilah. Berkat doa di atas, ia tidak hanya sukses menaiki kuda tapi juga sukses menyebarkan Islam di Dzul Khulashah.


Admin Tasawuf Underground
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger