Jl. Kudus Colo Km. 5, Belakang Taman Budaya Bae Krajan, Kudus
Home » » 7 Tahapan Perkembangan Islam

7 Tahapan Perkembangan Islam

Perkembangan Islam Ada Tujuh Tahapan:


1. Saat Nabi Muhammad lahir, tumbuh remaja, berkeluarga, kemudian diangkat menjadi Nabi dan Rosul di Kota Makkah. Diisyaratkan dengan:


ﻣﺤﻤﺪ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ


2. Saat Nabi Muhammad hijroh dari Makkah ke Madinah dan bertempat di Madinah sehingga berkumpul antara shohabat muhajirin dan anshor. Diisyaratkan dengan:


ﻭﺍﻟﺬﻳﻦ ﻣﻌﻪ


3. Saat Kekhilafahan yang dimulai oleh Abu bakar, Umar, Ustman, dan Ali. Dan diteruskan pada kekhilafahan bani Umayyah di Syam. Mereka menyebarluaskan islam dan menghalau pasukan musuh yang menghadang langkah penyebaran islam dan kelihatan kekuasaan di Syam. Diisyaratkan dalam


ﺃﺷﺪﺍﺀ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻜﻔﺎﺭ


Ketiga Tahap ini diisyaratkan dalam kitab taurat dan disebutkan oleh kaab al-akhbar dan diriwayatkan kisahnya dalam kitab maulid ad-dibai


ﻣﻮﻟﺪﻩ ﺑﻤﻜﺔ ﻭﻫﺠﺮﺗﻪ ﺑﺎﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﻭﺳﻠﻄﺎﻧﻪ ﺑﺎﻟﺸﺎﻡ


4. Munculnya para imam ahli ijtihad, yang dimulai imam abu hanifah, imam malik, imam syafii dan imam ahmad bin hanbal. Mereka adalah para ahli ilmu yang mempunyai simbol Rahmat (belas kasih).


Seperti halnya kisah nabi Musa bertemu nabi Hidlir dalam surat Al-kahfi juga disimbolkan dengan Rahmat:


ﻓﻮﺟﺪﺍ ﻋﺒﺪﺍ ﻣﻦ ﻋﺒﺎﺩﻧﺎ ﺁﺗﻴﻨﺎﻩ ﺭﺣﻤﺔ ﻣﻦ ﻋﻨﺪﻧﺎ ﻭﻋﻠﻤﻨﺎﻩ ﻣﻦ ﻟﺪﻧﺎ ﻋﻠﻤﺎ .


Bahkan hadist pegangan ahli ilmu adalah hadist rahmat


ﺍﻟﺮﺍﺣﻤﻮﻥ ﻳﺮﺣﻤﻬﻢ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﺭﺣﻤﻮﺍ ﻣﻦ ﻓﻲ ﺍﻷﺭﺽ ﻳﺮﺣﻤﻜﻢ ﻣﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ


Diisyaratkan


ﺭﺣﻤﺎﺀ ﺑﻴﻨﻬﻢ


5. Muncul dan kelihatannya para wali besar setelah imam Ghozali (tahun 500 H) yaitu Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani, Syekh Abil Hasan As-Syadhily, Syekh Bahauddin An-Naqsyabandi dan yang lain.


Mereka adalah orang dekat dengan Allah SWT karena banyak ruku' sujud mengharap anugrah dan RidloNya. Diisyaratkan:
 

ﺗﺮﺍﻫﻢ ﺭﻛﻌﺎ ﺳﺠﺪﺍ ﻳﺒﺘﻐﻮﻥ ﻓﻀﻼ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺿﻮﺍﻧﺎ


6. Daulah Turki, eropa timur, kroasia, serbia, dan bosnia. Pada negara-negara ini hukum islam tidak berjalan, akan tetapi yang kelihatan berupa Sholat yang dilaksanakan di masjid-masjid. Diisyatkan:
 

ﺳﻴﻤﺎﻫﻢ ﻓﻲ ﻭﺟﻮﻫﻬﻢ ﻣﻦ ﺃﺛﺮ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﺫﻟﻚ ﻣﺜﻠﻬﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻮﺭﺓ


7. Indonesia dan sekitarnya, setelah munculnya Israel. Proklamasi indonesia ada setelah perang dunia ke dua dan munculnya israel. Disimbolkan dengan tanaman padi.


Padi yang aslinya mempunyai anak tujuh tangkai dan setiap tangkai terdapat 100 biji. Induk padi memelihara anaknya, menirakati anaknya sehingga anaknya kuat dan mampu berdiri sendiri, tidak bergantung kepada induknya. Sehingga bisa berdikari, berdiri diatas kaki sendiri. Begitu juga bangsa indonesia kalau sudah berdikari maka akan menjadi bangsa yang kuat, mandiri dan tidak bergantung kepada bangsa lain. Diisyaratkan
 

ﻭﻣﺜﻠﻬﻢ ﻓﻲ ﺍﻹﻧﺠﻴﻞ ﻛﺰﺭﻉ ﺃﺧﺮﺝ ﺷﻄﺄﻩ ﻓﺂﺯﺭﻩ ﻓﺎﺳﺘﻐﻠﻆ ﻓﺎﺳﺘﻮﻯ ﻋﻠﻰ ﺳﻮﻗﻪ ﻳﻌﺠﺐ ﺍﻟﺰﺭﺍﻉ ﻟﻴﻐﻴﻆ ﺑﻬﻢ ﺍﻟﻜﻔﺎﺭ





Sumber: https://free.facebook.com/story.php?story_fbid=708948649258537&id=100004302244939&bacr=1466211318%3A1466211318%3A8%3A-279131521667435840%3A1466209613%3A0&refid=28&_ft_=qid.6297330081798923290%3Amf_story_key.-1751692414467295099 merupakan Cuplikan Keterangan Syaikhuna Maimoen Zubair Saat Menjelaskan Keterangan Pada Kitab Syajarotul Ma'arif, Malam Sabtu Wage 13 Romadlon 1437 H/ 18 Juni 2016 H Bab Jihad
Adv 1
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger