Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » , » Mensyukuri Pendengki

Mensyukuri Pendengki

Syekh Mutawalli Assya'rowi beliau menasehatkan :


"Jika engkau tidak mendapatkan orang yang dengki kepadamu , maka ketahuilah sesungguhnya engkau adalah manusia yang gagal ."


Dan dikisahkan pula seorang guru yang terkenal bijaksana pernah mendoakan murid kesayangannya dengan lafadz doa yang sangat mengagetkan


ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻛﺜﺮ ﺣﺴﺎﺩﻙ


Semoga Allah menjadikan banyak orang mendengki kepadamu.


Maka muridnya pun terkaget, namun tidak berani berkata apapun dihadapan gurunya.


Sang Guru yang menyaksikan muridnya terkaget lalu mengatakan, " Ketika banyak orang yang hasad (dengki) kepadamu, maka berarti hidupmu telah penuh dengan kenikmatan. Tahukah engkau, hanya pohon kurma yang berbuahlah yang mendapatkan lemparan."


Seketika itu muridnya langsung bisa memahami maksud dari doa Sang Guru yang bijak.


Telah menjadi sebuah rumus kehidupan bahwasannya


ﻛﻞ ﺫﻱ ﻧﻌﻤﺔ ﻣﺤﺴﻮﺩ


"Setiap orang yang mendapatkan nikmat pasti ada pendengkinya."


Semakin berhasil dan mencapai puncak, semakin kencang hembusan angin namun sedikit yang bisa bertahan dan banyak yang tumbang diterpa angin.


ﻗﺎﻝ ﺳﻠﻄﺎﻥ ﺷﺮﻳﻌﺔ ﻳﻮﺳﻒ ﺍﻟﻬﻤﺪﺍﻧﻲ :

ﺩﻉ ﺍﻟﻤﺮﺀ ﻻ ﺗﺠﺰﻩ ﻋﻠﻰ ﺳﻮﺀ ﻓﻌﻠﻪ * ﺳﻴﻜﻔﻴﻪ ﻣﺎ ﻓﻴﻪ ﻭﻣﺎ ﻫﻮ ﻓﺎﻋﻠﻪ .


Berkata Syeikh Yusuf al-Hamdâny :


ﺇﺫﺍ ﺷﺌﺖ ﺃﻥ ﺗﻠﻘﻰ ﻋﺪﺅﻙ ﺭﺍﻏﻤﺎ * ﻭ ﺗﻘﺘﻠﻪ ﻏﻤﺎ ﻭ ﺗﺤﺮﻗﻪ ﻫﻤﺎ

ﻓﺮﻡ ﻟﻠﻌﻠﻰ ﻭﺍﺯﺩﺩ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺃﻧﻪ * ﻣﻦ ﺍﺯﺩﺩ ﻋﻠﻤﺎ ﺯﺍﺩ ﺣﺎﺳﺪﻩ ﻏﻤﺎ


Apabila kau ingin menundukkan musuhmu, dan kau ingin menghancurkan musuhmu dengan kedukaan dan kesedihan, Maka carilah ilmu dan galilah ilmu karna sesungguhnya, siapa yang bertambah ilmunya maka musuhmu akan bertambah hasudnya.


Allah sendiri dalam surat Al Falaq mengajak kita untuk berdoa memohon perlindungan dari kejahatan orang yang hasad.


Salah satu bentuk jahatnya hasad, orang yang hasad tidak ingin naik menyamaimu akan tetapi ia mau engkau yang turun agar engkau sama rendah seperti dirinya. Jika engkau telah turun sama rendah dengan dirinya barulah ia puas dan bahagia.


Seperti hasadnya Iblis, ia bukan mau meningkatkan dirinya seperti Adam, akan tetapi ia mau Adam untuk rendah terhina seperti dirinya di dalam neraka jahannam. Karena begitu jahatnya hasad, iblis belum puas hanya dengan Adam, bahkan ia bercita-cita agar seluruh anak keturunan Adam (termasuk saya dan anda sekalian) juga bersamanya dibakar di neraka.


Semoga Allah Ta'ala memperbanyak kenikmatan kita dan menjauhkan kita dari kejahatan para pendengki.



FP Santri Thoriqoh Sarkubiyah Nusantara
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger