Jl. Kudus Colo Km. 5, Belakang Taman Budaya Bae Krajan, Kudus
Home » » Bersaksi Untuk Mayyit

Bersaksi Untuk Mayyit


Mempersaksikan mayit dalam upacara pemberangkatan adalah bagian dari ajaran syariat

ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : " ﺃَﻳُّﻤَﺎ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ ﺷَﻬِﺪَ ﻟَﻪُ ﺃَﺭْﺑَﻌَﺔٌ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﺃَﺩْﺧَﻠَﻪُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟﺠَﻨَّﺔَ " ، ﻗُﻠْﻨَﺎ : ﻭَﺛَﻠَﺎﺛَﺔٌ، ﻗَﺎﻝَ : " ﻭَﺛَﻠَﺎﺛَﺔٌ " ، ﻗُﻠْﺖُ : ﻭَﺍِﺛْﻨَﺎﻥِ، ﻗَﺎﻝَ : " ﻭَﺍِﺛْﻨَﺎﻥِ " ، ﺛُﻢَّ ﻟَﻢْ ﻧَﺴْﺄَﻟْﻪُ ﻋَﻦْ ﺍﻟﻮَﺍﺣِﺪِ
ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
ﻭﻓﻲ ﺗﺤﻘﻴﻖ ﺗﻌﻠﻴﻖ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﺑﻦ ﺣﺒﺎﻥ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﺇﺳﻨﺎﺩﻩ ﺻﺤﻴﺢ

Nabi SAW Bersabda: Seorang muslim siapa saja yang dipersaksikan oleh empat orang dengan kebaikan maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga. 

Kami (para sahabat) bertanya: meskipun tiga orang ? 

Nabi menjawab: meskipun tiga orang. 

Aku bertanya: meskipun dua orang? 

Nabi menjawab: meskipun dua orang. 

Dan kami tidak menanyakan dari satu orang. (Shahih Bukhori) Dan dalam kitab Tahqiq dan ta’liqnya kitab shahih ibni hibban dinyatakan bahwa hadits ini sanadnya adalah shahih

ﻭَﺍﻟﺼَّﺤِﻴﺢُ ﺃَﻧَّﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻋُﻤُﻮﻣِﻪِ ﻭَﺃَﻥَّ ﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻓَﺄَﻟْﻬَﻢَ ﺍﻟﻠّﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺍﻟﺜَّﻨَﺎﺀَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻛَﺎﻥ ﺩَﻟِﻴﻠًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻧَّﻪُ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟﺠَﻨَّﺔِ ﺳَﻮَﺍﺀٌ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﺃَﻓْﻌَﺎﻟُﻪُ ﺗَﻘْﺘَﻀِﻲ ﺫَﻟِﻚَ ﺃَﻡْ ﻟَﺎ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻷَﻋْﻤَﺎﻝَ ﺩَﺍﺧِﻠَﺔٌ ﺗَﺤْﺖَ ﺍﻟﻤَﺸِﻴﺌَﺔِ ﻭَﻫَﺬَﺍ ﺇِﻟْﻬَﺎﻡٌ ﻳُﺴْﺘَﺪَﻝُّ ﺑِﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﺗَﻌْﻴِﻴﻨِﻬَﺎ ﻭَﺑِﻬَﺬَﺍ ﺗَﻈْﻬَﺮُ ﻓَﺎﺋِﺪَﺓُ ﺍﻟﺜَّﻨَﺎﺀِ ﺍِﻧْﺘَﻬَﻰ
ﻓﺘﺢ ﺍﻟﺒﺎﺭﻱ ﻻﺑﻦ ﺣﺠﺮ ﺍﻟﻌﺴﻘﻼﻧﻲ

Ibnu Hajar al-‘asqalani berkata: yang benar adalah bahwa atas dasar keumuman hadits ini, sesungguhnya orang yang meninggal dunia dari kalangan umat islam kemudian Allah memberi ilham kepada manusia agar mereka memujinya dengan kebaikan maka hal tersebut merupakan tanda bahwa dia adalah ahli surga baik amal perbuatannya menuntut demikian atau tidak, karena sesungguhnya semua amal perbuatan itu atas kehendak Allah semata dan ilham inilah alamat penentuannya. Dan dengan keterangan ini jelaslah bahwa mempersaksikan mayyit dengan memuji kebaikan sangat berfaidah (Fathul Bari Libni Hajar al-asqalani)

ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺑُﻮ ﺟَﻌْﻔَﺮٍ ﺍﻟﺪَّﺍﻭُﺩِﻱُّ : ﻣَﻌْﻨَﻰ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﺤَﺪِﻳﺚِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟْﻔُﻘَﻬَﺎﺀِ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺛْﻨَﻰ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟﻔَﻀْﻞِ ﻭَﺍﻟﺼِّﺪْﻕِ، ﻟِﺄَﻥَّ ﺍﻟﻔَﺴَﻘَﺔَ ﻗَﺪْ ﻳَﺜْﻨُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻔَﺎﺳِﻖِ، ﻓَﻠَﺎ ﻳَﺪْﺧُﻠُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﻣَﻌْﻨَﻰ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﺤَﺪِﻳﺚِ، ﻭَﺍﻟﻤُﺮَﺍﺩُ، ﻭَﺍﻟﻠّﻪُ ﺃَﻋْﻠَﻢُ
ﺷﺮﺡ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻯ ﻻﺑﻦ ﺑﻄﺎﻝ

Abu Ja’far al-Dawudi berkata: Makna hadist ini menurut fuqaha’ adalah ketika yang bersaksi adalah orang-orang baik dan jujur (orang salih), karena orang-orang fasiq terkadang mereka memuji sesama orang fasik, oleh karenanya persaksian mereka tidak masuk dalam makna hadits ini. Adapun makna yang sebenarnya Allah yang maha tahu. (Syarah shahih Bukhori libni Batthal)


Ust. Ali Romzi
Adv 1
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger