Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Sayap - Sayap Malaikat

Sayap - Sayap Malaikat

Beriman kepada malaikat adalah salah satu tema besar keimanan dan inti aki­dah seorang muslim. Iman kepada me­reka artinya mempercayai mereka ber­ikut nama-nama, tugas-tugas, dan sifat­-sifat mereka. Rasulullah SAW, saat di­tanya makna iman, menjawab, "Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat­Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, dan beriman kepada qadha dan qadar, yang baik atau yang buruk."

Sementara itu Imam Ar-Razi menje­laskan, iman kepada malaikat dapat di­wujudkan dengan empat hal: 

Pertama, iman kepada wujud mereka sambil mengkaji mereka hanyalah ruh, memiliki jasad, atau memiliki ruh dan jasad. 
Kedua, meyakini bahwa mereka suci dan bebas dari kesalahan. 
Ketiga, meya­kini bahwa mereka adalah perantara antara Allah dan manusia. 
Dan keempat, meyakini bahwa kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para nabi melalui perantaraan mereka.

Malaikat adalah makhluk yang Allah ciptakan dari cahaya. Dalam sebuah hadits shahih riwayat Imam Muslim, Nabi SAW bersabda, "Para malaikat dicipta­kan dari cahaya, sementara jin dari api yang sangat panas. Dan manusia dicip­takan dari sesuatu yang telah disam­paikan kepada kalian."

Para malaikat tidak beranak dan ber­keturunan, karena mereka tidak memiliki jenis kelamin laki-laki atau perempuan seperti manusia. Setiap malaikat dicip­takan sebagai makhluk yang terpisah dan berdiri sendiri. Mereka tidak memiliki ayah dan anak.

Keterangan tentang penciptaan ma­laikat dan fase-fasenya tidak diketahui secara pasti karena tak satu pun nash syari'at yang menjelaskannya secara terperinci.

Bentuk setiap malaikat pun berbeda­-beda. Al-Quran menegaskan, mereka memiliki sayap. Allah berfirman, "Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utus­an-utusan (untuk mengurus berbagai hal) yang memiliki sayap: ada yang punya dua, tiga, dan empat. Allah menambah­kan ciptaan-Nya sesuatu yang Dia kehen­daki. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu." (QS Fathir: 1).

Ada malaikat yang memiliki dua sayap, ada pula yang memiliki tiga, em­pat, dan seterusnya. Dalam Musnad Imam Ahmad disebutkan, Rasulullah SAW melihat Jibril dalam bentuk aslinya. la memiliki enam ratus sayap.

Dalam Tafsir-nya, lmam Ar-Razi me­nyebutkan penafsiran lain ayat surah Fa­thir tersebut. "Sayap malaikat adalah gambaran arah. Maknanya, tak satu pun malaikat yang lebih tinggi dari Allah. Segala sesuatu berada di bawah ke­kuasaan dan nikmat-Nya. Para malaikat selalu menghadap kepada Allah dan mengambil nikmat dari-Nya. Lalu mereka memberikan nikmat tersebut kepada makhluk yang ada di bawah mereka. Itu semua dilakukan atas izin dan kuasa Allah. Dalam AI-Ouran, Allah berfirman, 'Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan.' (OS Asy-Syu'ara: 194).

Allah SWT juga berfirman, 'Ucapan­nya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), yang diajar­kan kepadanya (Jibril) yang sangat kuat.' (QS An-Najm: 4-5).

Dalam ayat lain, Dia berfirman, `Dan demi (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia).' (QS An-Nazi'at: 5).

Di antara para malaikat, ada yang menyampaikan kebaikan dengan peran­tara, ada pula yang menyampaikannya tanpa perantara. Malaikat yang me­nyampaikan kebaikan dengan perantara memiliki tiga sayap, ada pula yang memiliki empat sayap atau lebih."

Sebuah hadits lainnya mengisahkan hal terkait dengan itu. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda, "Allah memiliki malaikat yang mulia dan selalu berkeliling. Me­reka akan mengikuti majelis-majelis dzi­kir. Jika menemukan satu majelis yang di dalamnya terdapat dzikir, para ma­laikat akan ikut duduk bersama orang yang hadir. Setiap malaikat memiliki sayap hingga memenuhi ruang antara langit dan bumi. Jika mereka berpisah, mereka akan naik kembali ke langit...."


Habib Sholeh Bin Ahmad Bin Salim Al Idrus
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger