Pemerintah Desa Bae bersama organisasi-organisasi kepemudaan di Desa Bae seperti Karang taruna tunjung Seto, Gerakan Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyyah, Fatayat NU, Puteri Muhammadiyyah, IPNU, dan IPPNU akan memeriahkan bulan Agustus di Desa bae dengan beragam kegiatan.
Bulan Agustus selalu diperingati sebagai bulan dimana
proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia dikumandangkan. Berbagai agenda
disiapkan oleh masyarakat di seluruh Indonesia untuk memperingati dan
memeriahkan acara yang lebih sering disebut dengan istilah Agustusan tersebut.
Tak terkecuali Desa Bae, di bawah kepemiminan Kepala Desa
yang masih muda, Bapak Agung Budiyanto, Pemerintah desa Bae pun merangkul
organisasi kepemudaan di Desa Bae untuk bersama-sama memeriahkan Agustusan
tersebut. Berbagai agenda telah dipersiapkan.
Diawali dengan Liga Futsal Desa Bae yang diikuti oleh 5 tim
dari masing-masing RW dengan system kompetisi setengah gugur. Liga Futsal untuk
pemain U 19 ini telah berlangsung selama dua pekan dan berakhir pada tanggal 22
Juli 2018 yang lalu.
Memasuki bulan Agustus 2018, Gebyar Agustusan Bae 2018
dimulai dengan acara Jalan Sehat pada hari minggu 12 Agustus 2018. Acara yang
akan melibatkan seluruh masyarakat Bae tersebut akan dimulai dari lapangan Desa
Bae di depan SD Negeri 5 Bae mulai pukul 06.00 WIB. Acara Jalan sehat ini akan
memperebutkan hadiah-hadiah yang akan diundi dari kupon-kupon yang telah dibagikan
kepada peserta secara gratis.
Setelah jalan santai, pada hari yang sama pukul 08.00 WIB
acara akan dilanjutkan dengan Donor Darah. “Donor darah ini merupakan aksi sosial
kita sebagai warga negara yang baik untuk membantu sesame warga yang
membutuhkan.”, ujar salah satu panitia.
Donor darah akan diselenggarakan di SD Negeri 5 Bae dan akan
melibatkan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kudus serta para relawan donor
darah. Diharapkan masyarakat desa Bae banyak yang mengikuti donor darah
tersebut untuk mengisi kekurangan stok darah di PMI Kabupaten Kudus.
Di saat acara donor darah berlangsung, lomba-lomba
ketangkasan untuk anak-anak hingga dewasa pun akan berlangsung di saat yang
bersamaan di Lapangan Desa Bae (SD Negeri 5 Bae). Lomba-lomba yang akan
dipertandingkan adalah lomba kelereng, makan kerupuk, teklek, dan balap karung.
Sementara itu loma mewarnai untuk anak TK/ Paud juga akan berlangsung pada
waktu yang bersamaan di runag-ruang kelas SDN 5 Bae.
Acara berlanjut pada hari Kamis 16 Agustus 20148 dengan
Lomba Tumpeng di Aula Balai Desa Bae. Acara yang diperuntukkan bagi kaum hawa
ini akan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB atau ba’da sholat ashar.
Selain lomba-lomba ketangkasan, Pemerintah Desa Bae juga akan
memperlombakan kegiatan ramah lingkungan. Melalui relawan-relawan yang
tergabung dalam Bank Sampah Tunjung Seto, akhirnya termaktub ide untuk menyelenggarakan
lomba kebersihan tingkat Desa bae yang akan dilaksanakan secara serentak pada
hari minggu 19 Agustus 2018 mualia pukul 08.00 WIB. Lomba kebersihan tersebut
akan dinilai oleh pihak yang independen.
Mewujudkan Desa Bae yang relijius adalah salah satu program
yang aka dilaksanakan bertepatan dengan gebyar Agustusan 2018 ini. Oleh karena
itu, pemerintah desa Bae bersama ormas-ormas kepemudaan yang berlatar belakang
agama selalu mengadakan Pengajian Umum dala peringatan kemerdekaan RI di desa
Bae. Jika tahun lalu dukuh Karang Dowo berkesempatan mengadakan pengajian, maka
tahun ini Dukuh Karang Sambung yang akan
menggelar pengajian tersebut. Pengajian Umum bersama KH. Ja’far Shodiq akan
diselenggarakan di Masjid Baiturrahim Karang Sambung pada hari Jumat 24 Agustus
2018 mulai ba’da sholat isya berjamaah.
Puncak acara Agustusan, akan ada pergelaran Ketoprak yang
merupakan kesenian khas Indonesia yaitu dari masyarakat Jawa. Pagelaran tersebut
akan menghadirkan grup Ketroprak “Kridho Carito”. Paggung Ketopark akan berdiri
megah di Lapangan Desa Bae pada hari Sabtu 25 Agustus 2018 mulai pukul 19.30
WIB.





Home
Posting Komentar