Salah satu yang amat ditekankan kepada kaum muslimin dalam kaitan dengan masjid adalah melaksanakan shalat berjamaah dan yang lebih ditekankan lagi adalah shalat subuh. Penekanan ini memberikan keutamaan yang amat besar bagi kita. Dalam satu hadits, Rasulullah SAW bersabdda: Barangsiapa shalat subuh berjamaah, maka seolah-olah ia shalat semalam suntuk (HR. Ahmad dan Muslim).
Bila seorang muslim ingin memperoleh keutamaan yang besar itu, maka ia akan
berusaha untuk mendatangi masjid, Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW
bersabda: Seandainya mereka mengetahui apa yang terkandung dalam shalat
‘atamah (yakni shalat isya’) dan subuh, niscaya mereka akan mendatanginya
meskipun dengan merangkak.
Dalam kaitan ini, ada satu peristiwa menarik yang perlu kita pahami
sebagaimana diriwayatkan oleh Malik dari Abu Bakar bin Sulaiman bin Abu
Hatsmah, bahwa Umar bin Khatthab pernah kehilangan (tidak melihat) Sulaiman bin
Abu Hatsmah dalam shalat subuh.
Maka pada pagi menjelang siang, Umar bin Khatthab menuju pasar, sementara
tempat tinggal Sulaiman terletak antara pasar dan Masjid Nabawi. Umar lalu
bertemu dengan Asy Syifa, ibu Sulaiman. Umar lalu berkata, "Saya tidak
melihat Sulaiman saat shalat subuh?."
Wanita itu menjawab: "Dia telah shalat semalaman, hingga dia terlelap
tidur."
Umar berkata; "Mengikuti shalat subuh berjama'ah lebih saya sukai
daripada shalat semalam suntuk."
Keutamaan shalat subuh berjamaah di masjid yang besar membuat seseorang
harus lebih berusaha untuk melakukannya ketimbang shalat malam hingga
menyebabkan tidak datang berjamaah subuh di masjid.
drs. Ahmad Yani






Home
Posting Komentar