فلما وصلا الى جنة الفردوس
نظرا سريرا من الجواهر وله سبعمائة قاعدة من الياقوت الأحمر وعليه فراش من السندس الأخضر
فقالت الملائكة يا آدم انزل ههنا أنت وحواء فنزلا وجلسا على السرير ثم أتوهما بقطفتين
من عنب فكان كل قطف مسيرة يوم وليلة فأكلا وشربا ورتعا فى رياض الجنة فكان آدم اذا
أراد المجامعة مع حواء دخل قبة من اللؤلؤ والزبرجد وأسبلت عليهما ستور من السندس والاستبرق
فكانت حواء اذا مشت فى القصور كان خلفها من الحور ما لايحصى قال ابن السنى ان أول شئ
أكله آدم من فواكه الجنة النبق. وقال ابن عباس انما أكلا أولا العنب وآخر شئ أكلا منه
الحنطة كما سيأتى الكلام عليه وكان يشرب من خمر وكان اذا شربه يجد سرورا زائدا فمن
شرب من خمر الدنيا لم يشرب من خمر الجنة
Ketika Adam dan Hawa telah sampai di surga, mereka melihat
ranjang pengantin/pelaminan yang terbuat dari mutiara dan dilengkapi dengan 700
kursi yang terbuat dari mutiara merah serta diatasnya terdapat selimut dari
sutra. Lalu malaikat berkata,“Wahai
Adam dan Hawa , turunlah kalian disini.”
Lalu mereka turun dan duduk di atas pelaminan , kemudian
didatangkan kepada mereka dua “dompol
anggur”,disetiap 1 dompol memiliki
panjang kira-kira perjalanan satu hari satu malam. Dan mereka makan,minum serta
berpesta ria dipertamanan surga.
Jika Adam ingin bersenggama bersama Hawa , maka mereka masuk
di sebuah kubah yang terbuat dari mutiara dan batu zabarjad serta dipasanglah
korden-korden sutra. Jika hawa berjalan maka dibelakangnya diiringi bidadari
yang tidak terhitung jumlahnya.
Ibnu Sina berkata,“Buah-buahan
surga yang pertama kali dimakan nabi Adam adalah buah “pidara.”
Ibnu Abbas berkata,“Pertama
kali yang mereka makan adalah “anggur” dan terakhir kali yang mereka
makan adalah “jagung gandum” seperti keterangan yang akan
datang.
Mereka disana meminum arak surga,disaat meminumnya maka akan
memperoleh kebahagiaan yang extra. Oleh karena itu barang siapa yang meminum
arak dunia maka ia tidak bisa meminum arak surga.
قال وزارع الحنطة يعتريه
الكد والتعب دائما فى زرعها وفى حصادها الى أن تصير دقيقا لأنها أكلت أولا على العصيان
ويروى أن المؤمنين أول ما يأكلون من الجنة العنب. وقال النيسابورى أول ما يأكلون من
كبد الحوت الذى هو حامل الأرض حتى يعلم أهل الجنة بانقراض الدنيا
Wahhab Bin Munabbih berkata, “Petani jagung gandum akan mendapat kepayahan dan
kerepotan selamanya pada masa mulai menanamnya,menuainya sampai menjadikannya
tepung, karena itu adalah makanan yang pertama kali dimakan atas kemaksiatan.”
Dan diceritakan sesungguhnya pertama kali yang dimakan
orang-orang mukmin disurga adalah buah anggur. Annaisaburi berkata,“Yang pertama kali dimakan
adalah hatinya ikan yang “menggendong” bumi sehingga penduduk surga
mengetahui masa habisnya dunia.”
وقال وكان آدم يطوف فى
الجنة فاذا جاء الى جهة شجرة الحنطة نفر عنها للعهد الذى بينه وبين الله تعالى بعدم
الأكل منها وكانت شجرة الحنطة أعظم شجر الجنة ولها سنابل وفيها الحب كل حبة قدر رأس
البعير وكانت أحلى من العسل وأبيض من اللبن ولما علم إبليس بدخول آدم وحواء الى الجنة
وعلم أن آدم منع من أكل شجرة الحنطة أتى الى باب الجنة وأقام عنده نحوا من ثلثمائة
سنة وهى ساعة من ساعات الآخرة فكان ابليس ينظر الى من يأتى الى جهة باب الجنة قال فجاء
طائر مليح الملبوس يقال له الطاوس وكان سيد طيور الجنة فلما رآه ابليس تقدم اليه وقال
أيها الطائر المبارك من أين جئت فقال من بساتين آدم فقال ابليس ان لك عندى نصيحة وأريد
أن تدخلنى معك فقال ولم لم تدخل بنفسك فقال انما أريد أن أدخل سرا فقال الطاوس لا سبيل
الى ذلك ولكننى آتيك بمن يدخلك سرا فذهب الطاوس الى الحية ولم يكن فى الجنة أحسن منها
خلقا فكان رأسها من الياقوت الأحمر وعيناها من الزبرجد الأخضر ولسانها من الكافور وقوائمها
مثل قوائم البعير فقال لها الطاوس ان على باب الجنة ملكا من المكرمين ومعه نصيحة فأسرعت
الحية اليه فقال هل لك أن تدخلينى الجنة سرا ولك منى نصيحة فقالت الحية وكيف الحيلة
على رضوان فقال لها افتحى فاك ففتحته فدخل فيه ابليس وقال لها ضعينى عند شجرة الحنطة
فوضعته عندها
Wahhab Bin Munabbih berkata,“Ketika Adam jalan-jalan , tanpa sengaja ia mendekati
pohon jagung gandum,maka cepat-cepat ia lari menjauh karena terikat janji
antara ia dan Allah agar tidak memakan buahnya.”
Pohon jagung gandum di surga itu memiliki beberapa
tangkai,disetiap tangkai ada bijinya dan disetiap biji kira-kira sebesar kepala
unta rasanya lebih manis daripada madu dan lebih putih daripada susu.
Setelah iblis mengetahui bahwa Adam dan Hawa sudah berada
didalam surga dan mengetahui jika Adam telah dilarang untuk memakan jagung
gandum, maka ia menghampiri pintu surga dan berdiri disitu kira-kira selama
tiga ratus tahun. Tahun dari tahun akhirat dan dia selalu melihat kesana kemari
siapa tahu ada yang melewati pintu surga.
Wahhab Bin Munabbih berkata,“Dan datanglah raja burung surga yaitu burung merak
yang indah wujudnya dan ketika iblis melihatnya maka burung tadi dipanggil dan
disuruh mendekat,lalu berkatalah iblis padanya; ’wahai burung yang bagus,darimanakah kamu? ‘
Burung tadi menjawab; ’dari
pertamanan Adam.’
Iblis berkata; ’
saya membawa nasihat yang bagus dan saya ingin kamu memasukkanku ke dalam surga
bersamamu’,
Burung merak menjawab; ’kenapa
kamu tidak masuk sendiri?’
Iblis berkata; ’saya
ingin masuk secara rahasia’,
Burung tadi menjawab; ’wah
saya tidak sanggup tapi saya akan membawa teman yang bisa memasukkanmu dengan
rahasia.’
Kemudian merak tadi mendatangi ular yang mana di dalam surga
tidak ada mahluk yang lebih indah daripada ular, kepalanya terbuat dari yaqut
merah, kedua matanya dari zabarjad hijau, lidahnya dari kapur dan kedua kakinya
seperti kaki unta.
Merak berkata padanya; ’di
pintu surga ada malaikat dari malaikat mukarromin yang membawa nasihat.’
Maka bergegaslah ular tadi menemuinya,kemudian iblis
berkata; ’apakah kamu bisa membawaku
masuk kedalam surga secara rahasia karena aku membawa sebuah nasihat.’
Ular pun menjawab; ’bagaimana
caranya mengelabuhi malaikat Ridwan?’
Iblis berkata; ’bukalah
mulutmu’.
Lalu ular membuka mulutnya,dan masuklah iblis tersebut dan
berkata; ’bawalah aku medekati pohon
gandum,'
Lalu ular pun membawanya dan meletakkannya di pohon gandum
tadi.
Diambil dari Kitab “Bada-i’ az-Zuhur fi Waqa-i’ ad-Duhur” Karya Al-Imam Jalaluddin Abdurrahman bin Abubakar As-Suyuthiy (PISS-KTB)






Home
Posting Komentar