Bubur Asyura merupakan menu yang ditunggu-tunggu oleh para hadirin Prosesi Buka Luwur. Selain bubur Asy Syura, makanan khas moment Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus adalah Nasi Brekat atau yang lebih dikenal masyarakat luas dengan sebutan Nasi Jangkrik.
Senin siang, 9 September 2019, tampak ratusan porsi Bubur
Asy Syuro dibagikan kepada para hadirin yang antri dengan rapi di sekitaran
Menara Kudus. Bubur yang terbuat dari beras, kelapa, singkong, kedelai, kacang
tanah, dan kacang hijau tersebut merupakan menu yang setiap tahun dinantikan
warga Kudus yang menghadiri prosesi Buka Luwur di Menara.
Bubur Asy Syura sendiri dibagi menjadi dua bagian, yaitu
untuk dihidangkan ke kalangan umum dan menjadi hidangan untuk acara Berjanjen
di Menara. Bubur Asyura memiliki rasa yang khas seperti gule yang resepnya
turun-temurun ratusan tahun hingga saat ini. Menurut infirmasi yang kami
peroleh, ratusan porsi bubur Asy Syura berhasil dibagikan, sedangkan sisanya
untuk hidangan Berjanjen.
Selain Bubur Asy Syura, Nasi Brekat atau Nasi Jangkrik
menjadi menu paling favorit bagi pengunjung prosesi Buka Luwur Kanjeng Sunan
Kudus. Jika dahulu untuk memperolehnya warga harus berebut, maka tahun demi
tahun telah dibagikan secara tertib oleh panitia.
Nasi yang dibungkus dengan daun jati tersebut berisikan
daging kerbau dan kambing. Selain Brekat Umum nantinya juga akan dibagikan
Berkat Kranjang untuk para tamu undangan.
Kami mendapatkan informasi bagaimana cara mendapatkan Nasi Brekat tersebut. Cara pertama adalah dengan shodaqoh berupa uang, beras, atau hewan ternak (kerbau dan kambing), serta kebutuhan lainnya. Pemberi shodaqoh akan otomatis mendapatkan kupon untuk memperoleh bagian Nasi Brekat tersebut. Untuk cara pertama ini, panitia menunggu pemberi shodaqoh tersebut di Gapura Tajug pada tanggal 1 hingga 10 Muharrom 1441 H mulai pukul 07.00 hingga 22.00.
Cara kedua adalah dengan Brekat Salinan. Metodenya adalah
warga menshodaqohkan nasi di brekat salinan sehingga ia akan otomatis
mendapatkan nasi brekat tersebut. Metode ini akan dibuka pada malam 10 Muharrom
1441 H pukul 01.30 hingga 02.30 atau dini hari selama satu jam.
Sedangkan cara ketiga adalah cara yang paling umum dilakukan
oleh pengunjung yaitu dengan menunggu pembagian Brekat Umum pada tanggal 10
Muharrom 1441. Dengan cara mengantri, maka para pengunjung akan mendapatkan
nasi brekat yang sudah dipersiapkan. Tim dari pantian akan dibantu satuan
Banser untuk membagikan Nasi Brekat kepada warga dan para peziarah baik dari
Kudus maupun dari luar kota.







Home
Posting Komentar