Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Topic Update »
Bagikan kepada teman!

Doa Kemerdekaan



Ya Allah ya Tuhan kami,
Wahai Keindahan yang menciptakan sendiri segala yang indah,
Wahai Pencipta yang melimpahkan sendiri segala anugerah
Wahai Maha Pemurah yang telah menganugerahi kami negeri sangat indah dan bangsa yang menyukai keindahan,
Ya Allah yang telah memberi kami kemerdekaan yang indah,
Demi nama-nama agungMu yang maha indah
Demi sifat-sifat suciMu yang maha indah
Demi ciptaan-ciptaan Mu yang serba indah

Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami, kepekaan menangkap dan mensyukuri keindahan anugerahMu.
Keindahan merdeka dan kemerdekaan
Keindahan hidup dan kehidupan
Keindahan manusia dan kemanusiaan
Keindahan kerja dan pekerjaan
Keindahan sederhana dan kesederhanaan
Keindahan kasih sayang dan saling menyayang
Keindahan kebijaksanaan dan keadilan
Keindahan rasa malu dan tahu diri
Keindahan hak dan kerendahan hati
Keindahan tanggung jawab dan harga diri

Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami, kemampuan mensyukuri nikmat anugerahMu dalam sikap-sikap indah yang Engkau ridlai
Selamatkanlah jiwa-jiwa kami dari noda-noda yang mencoreng keindahan martabat kami
Pimpinlah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami ke jalan indah menuju cita-cita indah kemerdekaan kami
Kuatkanlah lahir batin kami untuk melawan godaan keindahan-keind ahan imitasi yang menyeret diri-diri kami dari keindahan sejati kemanusiaan dan kemerdekaan kami
Merdekakanlah kami dari belenggu penjajahan apa saja selain penjajahanMu
termasuk penjajahan diri kami sendiri
Kokohkanlah jiwa raga kami untuk menjaga keindahan negeri kami.

Ya Malikal Mulki Ya Allah yang Maha Kuasa dan Maha Perkasa
Jangan kuasakan atas kami --karena dosa-dosa kami-- penguasa-penguasa yang tak takut kepadaMu dan tak mempunyai belas kasihan kepada kami.
Anugerahilah bangsa kami pemimpin yang hatinya penuh dengan keindahan cahaya kasihsayangMu, sehingga kasihsayangnya melimpahruahi rakyatnya
Jangan Engkau berikan kepada kami pemimpin
Yang merupakan isyarat kemurkaanMu atas bangsa kami

Wahai Maha Cahaya di atas segala cahaya
Pancarkanlah cahyaMu di mata dan pandangan kami
Pancarkanlah cahyaMu di telinga dan pendengaran kami
Pancarkanlah cahyaMu di mulut dan perkataan kami
Pancarkanlah cahyaMu di hati dan keyakinan kami
Pancarkanlah cahyaMu di pikiran dan sikap kami
Pancarkanlah cahyaMu di kanan dan kiri kami
Pancarkanlah cahyaMu di atas dan bawah kami
Pancarkanlah cahyaMu di dalam diri kami
Pancarkanlah cahyaMu, ya Maha Cahya
Agar kami dapat menangkap keindahan ciptaanMu dan meresapinya, dapat menangkap keindahan anugerahMu dan mensyukurinya
Agar kami dapat menangkap keindahan jalan lurusMu dan menurutinya, dapat menangkap keburukan jalan sesat setan dan menghindarinya

Pancarkanlah cahayaMu, ya Maha Cahaya
Agar kami dapat menangkap keindahan kebenaran dan mengikutinya, dapat menangkap keburukan kebatilan dan menjauhinya
Agar kami dapat menangkap keindahan kejujuran dan menyerapnya, dapat menangkap keburukan kebohongan dan mewaspadainya
Pancarkanlah cahyaMu, ya Maha Cahya
Sirnakan dan jangan sisakan sekelumit pun kegelapan di batin kami.

Ya Maha Cahaya di atas segala cahaya
Jangan biarkan sirik dan dengki, hasut dan benci, ujub dan takabur, kejam dan serakah, dusta dan kemunafikan, gila dunia dan memuja diri, lupa akherat dan takut mati, serta bayang-bayang hitam lainnya menutup pandangan mata-batin kami dari keindahan wajahMu. 
Menghalangi kami mendapatkan kasihMu, menghambat sampai kami kepadaMu.

Ya Allah ya Tuhan kami,
Ampunilah dosa-dosa kami
Dosa-dosa para pemimpin dan bangsa kami
Merdekakanlah kami dan kabulkanlah doa kami.

Aamiin



KH. Musthofa Bisri
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

LazisNU Kudus Bagikan ZIS dan Launching Kotak INUK



Belum lama ini, Lembaga Amal Zakat Infaq Dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kudus mendapat kepercayaan dari warga Kudus untuk menyalurkan beras fidyah. Kemudian Lazisnu mendistribusikan kepada kaum dhuafa melalui 9 pengurus MWC NU se Kudus . Beras tersebut dibungkusi plastik 5 kilogram. Tampak dlm gambar, petugas Lazisnu menyerahkan beras fidyah ke pengurus MWC NU Undaan yang kemudian disalurkan kepada yang berhak.

Pada moment pelantikan PC Fatayat NU Kudus di gedung JHK Kudus, ahad (30/7) pengurus Lembaga Amal Zakat Infaq Shodaqoh NU (Lazisnu) Kudus juga memberikan bantuan beasiswa kepada 15 anak yatim berprestasi dan zakat produktif kepada 4 ibu berstatus janda.


Beasiswa yang diberikan berupa uang sebesar Rp 300 ribu per anak yatim. Sementara bantuan modal dari zakat produktif sebesar Rp 1 juta rupiah kepada masing masing ibu ibu yang tengah berjuang merawat membesarkan anak yatim tersebut.

Menurut pelaksana program "NU BERBAGI" Aflah, bantuan beasiswa dan zkaat produktif untuk membantu meringankan beban anak yatim dan ibu ibu kurang mampu. "Harapannya bisa meringankan anak yatim melanjutkan pendidikannya dan membantu ibu ibu bisa dijadikan usaha mandiri," ujar pengurus lazisnu Kudus ini.

Selain itu, lazisnu juga melaunching program kotak INUK untuk menggalang dana infak dan shodaqoh dari warga fatayat NU. Kotak INUK (Infaq NU Kudus) inuk diserahkan secara simbolis kepada ketua fatayat Miftahurrahmah yang kemudian akan distribusikan kepada warga fatayat. "Tujuan Kotak inuk ini ingin mengumpulkan infaq dari warga nu melalui fatayat. Inuk ini akan bisa dirasakan enak bagi pemberinya dan inuk bagi penerima shodaqohnya. hasil kotak inuk manfaatnya akan dikembalikan buat kepentingan warga NU juga," terang Aflah



Sumber berita: Qomarul Adib
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Merdeka Kata Tanpa Makna (2)


Lain Indonesia, lain juga Thailand. Indonesia yang dijajah Belanda selama 3,5 abad dan dijajah Jepang selama 3,5 tahun dan meraih kemerdekaan dengan hasil jerih payah para pahlawan, bukan hasil pemberian pihak penjajah seperti Vietnam. Sedangkan Thailand adalah satu-satunya Negara Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah. lalu apakah arti kemerdekaan bagi rakyat Thailand? Apakah kemerdekaan mereka sama dengan kemerdekaan Indonesia?

Mari merujuk pada sejarah negeri Gajah Putih tersebut agar kita bisa mentelaah arti kemerdekaan bagi rakyat Thailand dengan berdasarkan data yang valid.

Kerajaan Thailand kadangkala juga disebut Muaeng Taek, adalah sebuah Negara di Asia Tenggara yang berbatasan dengan Laos dan Kamboja di timur, Malaysia dan Teluk Siam di selatan, dan Myanmar dan Laut Andaman di barat. Thailand dahulu dikenal sebagai Siam sampai tanggal 11 mei 1949. Kata “Thai” berarti kebebasan, dalam bahasa Thailand. Namun, juga dapat merujuk kepada suku Taek, sehingga menyebabkan nama Siam masih digunakan dikalangan orang Thai terutama kaum minoritas Tionghoa.

Dari sekelumit maklumat di atas, setidaknya kita telah mendapati sedikit gambaran mengenai Thailand. Dan yang cukup menarik disini adalah penamaan negeri tersebut ternyata sesuai dengan kenyataan yang ada. Yaitu, sebuah negeri yang tidak pernah dijajah oleh bangsa lain. Dan arti Thai pun adalah kebebasan. Mungkin ini adalah suatu kebanggaan bagi kerajaan Thailand sehingga mengabadikannya dalam penamaan negeri tersebut. Meskipun demikian negeri itu ternyata cukup mengalami sejarah yang bisa dibilang rumit. Tentunya, tidak serumit sejarah Indonesia.

Benar adanya, ketika kita bilang bahwa Thailand tidak pernah dijajah. Namun, apakah dengan demikian rakyat Thailand telah merasakan kemerdekaan yang hakiki, kemerdekaan yang diidam-idamkan oleh semua yang bernyawa. Untuk menjawab pertanyaan ini, mari sekali lagi kita kembali ke lembaran sejarah negeri ini.

Asal mula Thailand secara tradisional dikaitkan dengan sebuah kerajaan yang berumur pendek, Kerakaan Sukhothai yang didirikan pada tahun 1238. Kerajaan ini kemudian diteruskan Kerajaan Ayutthaya yang didirikan pada pertengahan abad ke-14 dan berukuran lebih besar dibandingkan Sukhothai. Hubungan dengan beberapa Negara besar Eropa dimulai pada abad ke-16. Meskipun mengalami tekanan yang kuat, Thailand tetap bertahan sebagai satu-satunya Negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh Eropa. Walaupun tak bisa dipungkiri pengaruh dan ancaman Barat mengakibatkan berbagai perubahan pada abad ke-19 dan diberikannya banyak kelonggaran bagi pedagang-pedagang Britani.

Kalau kita lihat paragraph di atas, maka sesungguhnya kita telah mendapatkan jawaban atas pertanyaan kita tadi. Ternyata, kemerdekaan yang terdapat di negeri Gajah Putih tersebut pun bukan kemerdekaan yang hakiki. Buktinya, pengaruh Eropa merupakan salah satu ancaman kekerasan terbesar saat itu. Dan diriwayatkan pula bahwasanya tatkala itu sang raja (Raja Mongkut) selalu memberikan upeti kepada pihak kolonial agar negaranya tidak dijajah. Dan dari sanalah pihak penjajah, yang dalam hal ini adalah  Inggris dan Prancis dapat meredam keinginannnya untuk menginjakkan kaki di Thailand. Dan keberhasilannya tersebut juga didukung oleh kemampuan sang raja dalam berdiplomasi. Karena biar bagaimanapun Prancis dan Inggris saat itu adalah negara-negara yang paling haus dan ditakuti memperluas daerah jajahannya dan  oleh lawan.

Dan pada akhirnya kita bisa menyimpulkan bahwa arti kemerdekaan yang tertera dalam Kamus Bahasa Indonesia, juga tidak bisa kita kaitkan dengan kemerdekaan Thailand. Tidak dijajah bukan berarti merdeka mutlak. Toh, nyatanya Thailand masih dibawah kendali pihak kolonial. Jadi, lagi-lagi kosa  kata tersebut hanya sebuah kata  tanpa makna.

Pertanyaanya, adakah negara yang mempunyai kemerdekaan hakiki? Amerika kah? Ternyata Negara adidaya sekelas Amerika pun tidak bisa menemukan kemerdekaan hakiki di sana. Toh, nyatanya suku Indian yang notabane-nya adalah suku asli mereka pun tidak mempunyai peran yang signifikan bagi negaranya, malah mereka yang datang dari luar-lah yang memerankan bagian-bagian vital negara itu. Bahkan orang nomor wahid-nya bukan asli Amerika. Jadi, lagi-lagi bisa saya katakan, kemerdekaan itu hanya sebuah kata, tanpa makna: kata yang tiada satu pun yang bisa merasakannya dalam kehidupan nyata.



M. Isa Ghozi Rantau
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Hot Threads

Untaian Doa




Doa Untuk Ummat Nabi Muhammad SAW

اللهم اغفر لامة سيدنا محمد، اللهم ارحم امة سيدنا محمد، اللهم استر امة سيدنا محمد، اللهم اجبر امة سيدنا محمد، اللهم اصلح امة سيدنا محمد، اللهم عاف امة سيدنا محمد، اللهم احفظ امة سيدنا محمد، اللهم ارحم امة سيدنا محمد رحمة عامة يا رب العالمين، اللهم اغفر لامة سيدنا محمد مغفرة عامة يا رب العالمين، اللهم فرج عن امة سيدنا محمد فرجا عاجلا يا رب العالمين

Pengunjung ke-

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger