Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Topic Update »
Bagikan kepada teman!

Keutamaan Sholat Subuh (2)

Berikut ini adalah beberapa poin terpenting keutamaan shalat subuh,
 
1. Dijamin masuk surga
 
Orang yang rutin shalat berjamaah subuh selain dijamin terbebas dari api neraka, juga dijamin dalam masuk surga. Sebagaimana hadis yang artinya, dari Abu Bakar bin Ammarah dari bapaknya berkata, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang menunaikan shalat pada dua waktu yang dingin (shalat subuh dan shalat ashar) maka ia akan masuk surga.” (H.R. Ibny Hiban)
 
2. Disaksikan oleh malaikat
 
Allah SWT berfirman: “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan dirikanlah pula shalat subuh sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Q.S Al-Israa’[18]:78)
 
Dikala fajar, malaikat yang bertugas di siang hari dan malam hari menurut Rasulullah SAW, mereka berkumpul menyaksikan jama’ah shalat subuh. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, dari Abu Huraihah r.a dari Nabi Muhammad SAW bersabda, “Shalat berjamaa’ah lebih utama dua puluh lima derajat dibanding shalat sendiri, malaikat malam dan malaikat siang, mereka berkumpul dalam jama’ah shalat subuh.” (H.R. Al-Bukhari)
 
3. Menyelamatkan kaum dari adzab
 
Ini sebagaimana hadis riwayat Al-Ashbihani, dari Abu Umamah al-Bahili dari Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidak ada suatu kaum yang mengumandangkan adzan untuk shalat subuh kecuali mereka akan dari adzab hingga malam hari. Dan tidak ada suatu kaum yang mengumandangkan adzan untuk shalat subuh kecuali mereka akan selamat dari adzab hingga malam hari. Dan tidak ada suatu kaum yang mengumandangkan adzan untuk shalat subuh kecuali mereka akan selamat dari adzab hingga malam hari. Dan tidak ada suatu kaum yang mengumandangkan adzan untuk shalat magrhib, kecuali mereka akan selamat dari adzab hingga subuh.”(HR. Al-Ash-bihani). Maksud dari hadis ini adalah, jika dalam suatu desa masyarakatnya melaksanakan shalat subuh berjama’ah, maka Insya Allah akan selamat dari adzab. Ini tidak lain dan tidak bukan karena pahala yang besar dari shalat subuh berjama’ah, sehingga mampu memalingkan murka Allah SWT
 
4. Mendapatkan berkah dari Allah SWT dan dilapangkan rejekinya
 
Dari Shakhr al-Ghamidi dari Nabi Muhammad SAW, “Ya Allah SWT berkatilah umatku atas aktivitas paginya.” (H.R Abu Daud). Rasulullah SAW jika mengutus pasukan perang atau tentara, beliau menyuruh mereka agar berangkat pagi. Dan Shakhr al-Ghamidi adalah seorang pedagang, Rasulullah SAW pun menyuruhnya untuk berangkat di pagi hari dan hal itu dilakukan Ghamidi dan dia menjadi orang kaya.
 
5. Menormalkan kinerja syaraf pusat dan menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh.

Shalat subuh secara kusyuk ibarat kita berolah raga, sangat baik bagi kesehatan. Dengan bantuan shalat subuh yang kusyuk, syaraf kita akan bekerja dengan sempurna sesuai dengan sistemnya. Secara tidak langsung telah menormalkan kembali fungsi syaraf. Dan jika bagus sesuai sistem, maka aktivitas kita dalam mengarungi hari juga berjalan dengan sempurna dan lancar. Selain itu di dalam tubuh manusia terdapat banyak sekali jenis kelenjar hormon.
 
Diantaranya hormon yang memunculkan rasa emosi, hormon tiroid. Jika dihubungkan antara aktivitas ibadah seperti shalat subuh dan fungsinya sebagai penyeimbang hormon. Maka sangat beralasan jika para ulama berpendapat bahwa seseorang yang bangun siang (setelah matahari terbit dan terang), akan mengalami kegelisahan dan kegundahan hati. Karena menurut Prof.HM Hembing Wijayakusuma mengatakan jika hormon tiroid ini tidak seimbang karena terlalu aktif, akan menimbulkan perilaku-perilaku kurang wajar, seperti mudah marah, tergesa-gesa. Istilah ini dalam dunia kesehatan dinamakan hipertiroid.
 
Dengan begitu akan menyebabkan hilangnya keseimbangan hormon dan biokimia tubuh dan menggangu metabolisme tubuh. Dan pada saat itu berbagai macam penyakit mudah sekali menyerang, seperto jantung, liver, depresi, kanker, diabetes dll. Peranan shalat subuh sendiri sebagai obat mujarab dan resep dari Allah SWT yang manjur dalam menangkal berbagai penyakit tersebut. Ini juga bisa dibuktikan dari kaca mata medis yang dilakukan penelitian tiga ilmuwan, Furchgott, Ignatio serta Murad yang mendapat hadiah nobel pada tahun 1998. Dalam penelitiannya, dalam shalat subuh ternyata terdapat atau menghasilkan kandungan zat yang lazim disebut zat NO atau Nkitrik Oksida.
 
Jadi kalau kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena bekerja dapat diminimalisir dengan wudhu dan shalat sunnah dan wajib apalagi bila disertai berjalan kemasjid merupakan proteksi bagi pencegaha kejadian kardiovaskular. Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejan, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). Dengan shalat subuh tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin diatas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dab nebuat sel trimbosit darah kita menjadi bertambah, sehingga pikiran dan tubuh kita menjadi lebih tenang, juga bisa mengontrol kesehatan kita.
 
Demikianlah beberapa keutamaan dan khasiat shalat subuh. Sebenarnya masih banyak keutamaan lain shalat subuh, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita berusaha sebisa mungkin melaksanakan shalat subuh berjama’ah terlebih lagi dimasjid, dengan kusyuk (tuma’ninah), ikhlas dan mengharap keridhoan Allah SWT. Keutamaan dan khasiat shalat subuh itu tentu kita anggap saja sebagai bonus, karena amalan yang paing utama kita harapkan tentu saja pahala yang berlipat ganda, dan jaminan masuk surga. Amin amin ya robbal allamin.



Santya Herfian
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Harlah ke 83 GP Ansor di Kudus


Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kudus menyelenggarakan Harlah ke 83 dengan Tema Gebyar Maulidurrasul dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW “Merawat Tradisi, mengawal NKRI”. Berbagai kegiatan akan mewarnai Harlah Ansor di Kabupaten Kudus ini.

Kegiatan pertama adalah lomba voli Ansor Cup yang diselenggarakan mulai tanggal 22 April hingga 26 April 2017 di Mejobo Kudus. Selanjutnya ada Kirab Merah Putih di Gelanggang Pancasila Mejobo serta Jagong Kamulyan pada tanggal 30 April 2017.

Acara Puncak Harlah Ansor ke 83 di Kudus akan dilakukan di Halaman SMK Assa’idiyyah 2 Kudus (Selatan PR Nojorono Mejobo) berupa pengajian umum sekaligus pelantikan PAC Ansor Kecamatan Mejobo pada hari Senin tanggal 1 Mei 2017 ba’da Isya yang Insyaallah akan dihadiri oleh Habib Luthfi Bin Hasyim Bin Yahya (Pembina Ansor sekaligus Pimpinan JATMAN) dan Habib Ali Zainal Abidin (Pimpinan Majelis Az Zahir) yang diiringi oleh Jam’iyyah Simtudhurar  Az Zahir Pekalongan.

Namun, ada yang unik pada harlah tahun ini yaitu digelarnya Festival Keterampilan Banser sebagai acara tambahan,  yang diselenggarakan pada hari Jumat dan Ahad 5 dan 7 Mei 2017 di MTs dan MA NU Hasyim Ashari  1 Kudus, Jl. Mayor Basuno No. 17 Sunggingan.
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Keutamaan Sholat Subuh (1)

Ash Shalatu Khairun Minan Naum Ash Shalatu Khairun Minan Naum”


Bisa dipastikan setiap menjelang fajar kita mendengar salah satu penggalan lafal kumandang adzan subuh yang syahdu dan merdu ini. Sayangnya, kebanyakan dari kita tidak segera beranjak bangun untuk menjawab panggilan atau seruan itu. Akan tetapi malah terus melanjutkkan nyenyaknya tidur dengan dibuai mimpi, sambil mengeratkan selimut kita. Sungguh beribu sayang, kita termasuk golongan orang yang merugi. Seandainya kita tahu bahwa, shalat fardhu yang paling utama adalah shalat subuh. Selain itu berbagai khasiat yang tidak terduga dan ternilai jika kita sungguh-sungguh dalam mengamalkannya. Niscaya kita akan berlomba dalam mengerjakannya.
 
“Seandainya manusia mengetahui pahala dalam adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya selain dengan diundi, tentu mereka saling mengundi. Seandainya mereka mengetahui pahala pada At-Tahjir (menuju shalat lebih awal), tentu mereka akan berlomba-lomba mendapatkannya. Dan seandainya mereka tahu pahala dalam shalat isya dan subuh, tentu mereka akan mendatangi keduanya walaupun harus merangkak.” (H.R. Bukhari)
 
Dalam bahasa Arab arti subuh adalah awalnya siang, dan biasanya orang-orang Arab mengartikan waktu pertengahan malam yang terakhir hingga tengah hari (siang). Lazimnya disebut fajar, ketika gelapnya malam ditelan oleh sang surya. Subuh sendiri adalah salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Allah SWT bersumpah atas nama fajar (subuh), tertera pada ayat pertama surah al-Fajr yang berbunyi, “Demi Fajar” (QS.Al-Fajr[89]:1). Ini menegaskan pada hati manusia yang ragu akan kekuasaan Rabb. Dan mendorong hati orang-orang mukmin untuk berdzikir dan bertasbih mengagungkan-Nya pada saat itu (shalat subuh).
 
Tetapi ada juga sesuatu yang harus dipahami oleh umat muslim, yakni larangan-larangan dalam shalat subuh. Rasulullah SAW dengan tegas melarang umatnya sembahyang sunat setelah shalat subuh. Alasan dari larangan ini adalah wujud antisipasi supaya umat islam, tidak melaksanakan sembahyang tepat pada saat orang kafir menyembah matahari. Dimana waktu itu matahari muncul diantara dua tanduk setan. Hal ini dengan gamblang dikemukakan oleh hadis Rasulullah SAW, sabda beliau, “Dan waktu shalat subuh adalah dari terbit fajar sebelum matahari terbit, kalau matahari sedang terbit maka berhentilah shalat karena matahari pada saat itu muncul diantara dua tanduk setan (HR Muslim)
 
Akan tetapi Rasulullah SAW mengetahui diantara umatnya, terlambat dalam mengerjakan shalat subuh walaupun seditkit. Hal ini bisa disebabkan karena seharian penuh disibukkan menyelesaikan pekerjaanya. Jika tidak malahan hampir semalam suntuk begadang karena kebetulan memperoleh rezeki ditengah malam. Alhasil waktu tidurnya terbatas ataupun seolah semalaman tidak cukup untuk membayar kelelahannya. Hingga subug hampir habis, dia tidak mendapati shalat berjama’ah. Maka selama dia masih menjumpai satu raka’at shalat subuh dan pada saat itu matahari belum terbit, dia dianggap telah menunaikan shalat subuhnya.
 
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, dari Abu Huraihah r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang menjumpai (menunaikan shalat) satu raka’at shalat subuh selama matahari belum terbit maka dia telah menunaikan shalat subuh, dan siapa yang menjumpai satu raka’at shalat ashar selama matahari belum tenggelam, maka ia telah menunaikan shalat ashar.” (HR Muslim)
 
Tapi bagaimanapun juga, alangkah indah dan beruntungnya kita jika bisa secara istiqomah menjalankan shalat subuh secara berjama’ah. Kita akan mendapat pahala yang berlipat ganda dibandingkan kita shalat sendiri. Ini tertuang dalam sebuah hadis, “Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama dari shalat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh lima lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu shalat subuh. Kemudian naiklah para malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu Rabb mereka bertanya kepada mereka padahal Dia lebih mengetahui keadaan mereka. Bagaimana hamba-hambaKu ketika kalian tinggalkan? mereka menjawab, “Kami tinggal mereka dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam keadaan shalat juga.”(H.R.Al-Bukhari)



Santya Herfian
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Hot Threads

Untaian Doa




Sholawat Sughra Syaikh Abdul Qadir Al Jilany

ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧﺎَ ﻣﺤَُﻤَّﺪٍ ﺍﻟﺴَّﺎﺑِﻖِ ﻟِﻠْﺨَﻠْﻖِ


ﻧُﻮْﺭُﻩُ ﻭَﺭﺣْﻤَﺔً ﻟِﻠْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ ﻇُﻬُﻮْﺭُﻩُ ﻋَﺪَﺩَ ﻣَﻦْ ﻣَﻀَﻰ


ﻣِﻦْ ﺧَﻠْﻘِﻚَ ﻭَﻣَﻦْ ﺑَﻘِﻲَ ﻭَﻣَﻦْ ﺳَﻌِﺪَ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻭَﻣَﻦْ

ﺷَﻘَﻰ ﺻَﻼَﺓً ﺗَﺴْﺘـَﻐْﺮِﻕُ ﺍﻟْﻌَﺪَّ ﻭَﺗﺤُِﻴْﻂُ ﺑِﺎﻟْﺤَﺪِّ

ﺻَﻼَﺓً ﻻَ ﻏَﺎﻳَﺔَ ﻟَﻬَﺎ ﻭَﻻَ ﻣُﻨْﺘـَﻬَﻰ ﻭَﻻَ ﺍِﻧــْﻘِﻀَﺎﺀَ

ﺻَﻼَﺓً ﺩَﺍﺋِﻤَﺔً ﺑِﺪَﻭَﺍﻣِﻚَ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺍَﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ

ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺗَﺴْﻠِﻴْﻤًﺎ ﻣِﺜــْﻞَ ﺫَﺍﻟِﻚَ


Ya Allah curahkanlah keselamatan atas junjungan kami Muhammad, yang cahayanya mendahului keberadaan semua makhluk, yang kehadirannya menjadi rahmat bagi seluruh alam; rahmat yang jumlahnya sebanyak makhluk-makhluk-Mu, yang telah musnah dan yang masih ada, yang berbahagia ataupun yang menderita. Yaitu sebuah keselamatan yang melampaui bilangan dan batasan, yang tiada akhir, yang tak pernah putus; sebuah keselamatan yang kekal abadi seperti kekekalan-Mu. Shalawat serta salam yang demikian itu juga semoga dicurahkan kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya (Kitab As-Safinah Al-Qadiriyah )

Pengunjung ke-

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger