Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Topic Update »
Bagikan kepada teman!

Gus Ulil Ingatkan Untuk Tunda Dulu Sowan Ke Kyai

Ilustrasi sebelum pandemi

Jangan Sowan Rama Kiai Dulu, begitu judul sebuah tulisan yang diposting oleh Gus Ulil Absar dalam facebooknya. Beliau menanggapi wafatnya Nyai Ishmah istri dari Romo KH. Ulinnuha Arwani yang merupakan bulik dari beliau.

Gus Ulil menyampaikan bahwa Nyai Ishmah dikabarkan wafat karena covid 19. Beliau juga menyatakan bahwa Nyai Ishmah dan Romo KH. Ulinnuha Arwani telah dirawat di sebuah rumah sakit di Semarang. Beliau mengabarkan pula bahwa kondisi kesehatan KH. Ulinnnuha Arwani berangsur membaik dan meminta doa agar sembuh total dari virus tersebut.

Gus Ulil menyatakan prihatin dan sedih yang luar biasa atas kejadian tersebut. “Dalam beberapa waktu terakhir, bebeapa kiai kapundut karena serangan covid 19”, ungkapnya. Bliau mengungkapkan jika kondisi seperti ini sudah gawat dan menuntut kita semua untuk lebih hati-hati.

Dalam postingannya, beliau mengingatkan kita semua untuk sementara berhenti terlebih dahulu untuk sowan dan ziaroh ke ndalem poro kiai. “Jika kita bena-benar mencintai dan menyayangi para kiai dan masyayikh, maka wujud kecintaan kita adalah dengan menghentikan untuk sementara kegiatan sowan kepada beliau. Tunda sowan kiai sampai keadaan normal”.

Beliau menyoroti hal tersebut karena pada umumnya Kia dan masyayikh sudah berusia sepuh dan sangat rentan tertular virus covid 19. Sementara itu, lanjut beliau, yang sowan ke kiai dan masyayikh rata-rata berusia muda sehingga bisa saja mereka menjadi pembawa virus tetapi tanpa disertai dengan gejala atau yang disebut dengan OTG.



Sumber: facebook.com/762930532/posts/10164325035675533/
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Salam Komando Kepalan Tangan Warnai Pelantikan PAC GP Ansor Kudus 2020-2024


PC GP Ansor telah mengangkat ketua baru untuk masa khidmah 2020-2024. Dasa Susila terpilih sebagai ketua PC GP Ansor Kudus menggantikan H. Sarmanto Hasyim yang purna tugas pada tahun ini. Namun, lama terpilih dan telah membentuk kepengurusan, pelantikan PAC GP Ansor Kudus 2020 -2024 urung dilaksanakan lantaran pandemic Covid 19.

Seiring dijalankannya protocol kesehatan yang telah ditetapkan, pada 26 September 2020 akhirnya dilantiklah kepengurusan PC GP Ansor Kudus 2020-2024 di Aula DPRD Kudus. Pelantikan tersebut menerapkan protocol kesehatan yang juga langsung dihadiri oleh plt. Bupati Kudus.

Para peserta yang datang diwajibkan mengenakan masker dan telah dilakukan pengukuran suhu tubuh sebelum memasuki ruangan. Berbagai tradisi pengalihan kepengurusan juga dlakukan modifikasi. Diantaranya adalah tidak adanya salaman atas penyerahan kepengurusan lama ke kepengurusan yang baru. Salaman diganti dengan salam komando yang ditandai dengan kepalan tangan.

Dalam acara tersebut, Ketua terpilih Dasa Susila juga menyatakan akan langsung melakukan konsolidasi ke cabang hingga ranting GP Ansor di Kudus serta mensosialisasikan program kerja dengan tetap menerapkan protocol kesehatan untuk keamanan dan kenyamanan bersama.

Selain pelantikan, acara tersebut juga dalam rangka Rakercab I PC GP Ansor Kudus di bawah kepemimpinan Dasa Susila. Berikut ini adalah susunan pengurus harian PC GP Ansor Kudus periode 2020-2024:



Ketua : Dasa Susila
Wakil Ketua : H. Muhammad Alamul Yaqin
Wakil Ketua : Mohammad Fatchul Munif
Wakil Ketua : Noor Khoiri
Wakil Ketua : Wafik Chairi
Wakil Ketua : Arif Mustain
Wakil Ketua : Dwi Syaifullah
Wakil Ketua : Muhammad Sahlan
Wakil Ketua : Habib Ali Subkhi
Wakil Ketua : H. Saiful Anas
Wakil Ketua : Ali Maghfuri
Wakil Ketua : Moh. Afifudin


Sekretaris : Hidayat Nur
Wakil Sekretaris : Khifni Nasif
Wakil Sekretaris : Syaefuddin Zuhri
Wakil Sekretaris : M. Nailal Mustaghfirin
Wakil Sekretaris : Masluh Jamil
Wakil Sekretaris : Muhammad Syakuri
Wakil Sekretaris : M.Sa’roni
Wakil Sekretaris : Abu Hasan
Wakil Sekretaris : Muhammad Azwar Anas
Wakil Sekretaris : Moh.Saefuddin Nawawi
Wakil Sekretaris : Moh. Sholehan
Wakil Sekretaris : Moh.Choiron


Bendahara : H. Farid Wijdil Mubarok
Wakil Bendahara : Arif Wahyudi
Wakil bendahara : H. Ubaidillah Andoko
Wakil Bendahara : H. Antoni Alfin
Wakil Bendahara : Jumanto



Sumber foto: Gus Zuhdi
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Faedah Membaca Shalawat dan Salam

Syaikh Abdul Wahhab As Sya'roni berkata, "Akan kututurkan kepadamu wahai saudaraku, sejumlah faedah sholawat dan salam kepada Rasululloh shollallohu alaihi wasallam karena kecintaanku kepadamumu, semoga Allah ta'ala memberimu rizki kecintaan kepada beliau secara ikhlas dan semoga kebanyakan waktumu tersibukkan dengan membaca sholawat dan salam kepadanya, kemudian kau berikan pahala semua amalanmu kedalam shohifahnya Rasululloh shollallohu alaihi wasallam,

Sebagaimana isyarat hadis riwayat Ubay Bin Ka'ab, "Sesungguhnya kujadikan untukmu semua sholawatku"

Maksudnya, kujadikan semua pahala amalanku untukmu, kemudian Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda kepadamu, "Jika demikian maka Allah ta'ala akan mencukupi kesusahan dunia dan akheratmu "

Berikut ini faedah membaca sholawat, diantaranya adalah :

1. sholawat dan salamnya Allah, malaikat dan utusannya atas orang yang membaca sholawat dan salam kepadamu Nabi.

2. menghapus kesalahan, membersihkan amalan dan meninggikan derajat.

3. ampunan dosa dan permintaan ampunan malaikat untuk orang yang membacanya.

4. satu qirot pahala bacaan sholawat ukurnnya sebsar gunung uhud dan ditakar dengan takaran yang lebih.

5. tercukupi urusan dunia dan akheratnya sebagaimana keterangan sebelumnya.

6. terhapsunya kesalahan dan keutamannya melebihi memerdekakan budak.

7. keselamat dari semua huru hara akherat, persaksian Rasululloh kelak hari kiyamat dan wajib mendapatkan syafa'at.

8. mendapat ridho dan rahmat Allah, aman dari murka-Nya dan masuk dibawah naungan arsy.

9. timbangan kebaikan di akherat menjadi berat, bisa sampai ke telaganya Rasululloh dan aman dari rasa haus.

10. selamat dari neraka, bisa lewat diatas shirot bagaikan petir yang menyambar, dan bisa melihat tempat duduknya disyurga sebelum kematiannya.

11. mendapatkan banyak istri di syurga dan mendapatkan kedudukan yang mulia.

12. mendapat pahala melebihi duapuluh kali perang.

13. bacaan sholawat adalah zakat dan penyucian, harta bisa bertambah dengan berkahnya sholawat.

14. satu bacaan sholawat akan dipenuhi seratus hajatnya bahkan lebih.

15. bersholawat merupakan ibadah dan sebaik-baik amalan yang dicintai Allah ta'ala.

16. menjadi tanda bahwa pembacanya adalah seorang ahlis sunnah.

17. malaikat membaca sholawat untuknya selama dia bersholawat kepada Nabi shollallohu alaihi wasallam.

18. sebagai penghiyas majelis dan menghilangkan kefakiran serta kesempitan hidup.

19. pembaca sholawat lebih utama bersama Nabi shollallohu alaihi wasallam kelak dihari kiyamat.

20. pembaca sholawat bisa mengambil manfa'at pahala sholawat, begitu juga dengan anaknya dan orang-orang yang diberi hadiyah pahalanya.

21. mendekatkan kepada Allah dan Rasulnya.

22. menjadi cahaya bagi pembacanya kelak di alam kubur, di hari berkumpul dan di atas shirot.

23. menolong untuk mengalahkan musuh, membersihkan hati dari kemunafikan dan karatnya hati.

24. mendapatkan cintanya orang yang beriman, maka tidak ada yang membenci pembaca sholawat kecuali orang munafiq yang jelas-jelas memperlihatkan kemunafikannya.

25. bisa melihat Nabi di dalam mimpi, jika memperbanyak baca sholawat maka bisa melihat dalam keadaan jaga.

26. bacaan sholawat bisa mengurangi orang yang ghibah terhadap pembaca sholawat.

27. sholawat adalah amalan yang paling barokah, paling utama dan paling banyak manfaatnya dunia dan akherat.

28. masih banyak lagi pahala selain yang disebuntukan di atas, bahkan tak terhitung saking banyaknya."

 


Dinukil dari kitab Lawaqihul Anwar Alqudsiyah
komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Kenapa Ayam Mampu Melihat Malaikat Sedangkan Keledai Tidak (2)

Diriwayatkan dalam satu riwayat yang tsiqah (kuat), bahwa ketika seorang murid lulus dari pelajaran dan ia akan keluar meninggalkan gurunya, maka gurunya risau seraya berkata: "jika kamu pulang maka syaithan akan menggodamu",

Maka murid itu berkata: "akan kulawan semampuku", dan sang guru berkata lagi: "jika syaithan itu terus menggodamu??", "akan terus aku lawan", jawab murid itu.

Sang guru berkata lagi: "maka engkau akan sibuk atas perjuanganmu dengan syaithan dan engkau lupa dengan perjuanganmu berbakti kepada Allaah, hari-harimu habis untuk mengurusi melawan syaithan"

Maka murid itu bertanya: "lalu apa yang harus aku perbuat wahai guruku??"

Guru berkata: "jika kau masuk ke dalam satu rumah dan di dalam rumah itu ada seekor anjing yang menjaganya,,maka kau akan keluarkan anjingnya atau kau akan memanggil pemilik rumahnya??",

Si murid berkata: "memanggil pemilik rumahnya, karena ia yang akan menjauhkan anjingnya", dan sang guru berkata: "maka jika kau diganggu oleh syaithan maka panggillah yang Mencipta syaithan tersebut yaitu Allaah Subhanahu wa Ta'alaa, mohonlah perlindungan padaNya".

Rasulullaah Shalallaahu 'Alaihi wa Sallam berpesan; jika kalian gentar dan risau ada syaithan yang mengganggu di siang~hari,,malam~hari atau kapanpun di sebuah rumah,,gedung,,tempat,,dan lain sebagainya,,maka ucapkanlah:


 أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

aku berlindung kepada Allaah dari syaithan yang terkutuk

 Atau ucapkan dan berdoalah:


 رَبِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنَ وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّيْ أَنْ يَحْضُرُوْن

 ( المؤمنون : 97-98 )

Ya Tuhanku,,aku berlindung kepada Engkau dari bisikan~bisikan syaithan..dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku,,agar mereka tidak mendekati aku (Q.S. Al~Mu'minun : 97~98)

Jikalau tidak hafal, maka cukuplah mengucapkan artinya dengan bahasa Indonesia. Jika kau ucapkan itu dengan ikhlas di hatimu, maka tidak satu syaithan pun yang bisa mendekat kepadamu.

Diriwayatkan di dalam Fathul Bari Bisyarah Shahih Al Bukhari, berkata Hujjatul Islam Al Imam Ibn Hajar Al Asqalany mensyarahkan hadits ini, “ketika mendengarkan suara ayam jantan yang berkokok maka disunnahkan berdoa”

Dan Al Imam Ibn Hajar mengaitkan hadits ini dengan hadits riwayat Al Imam Bukhari di dalam kitab Adab Al Mufrad, “Janganlah kalian mencaci ayam jantan (yang~berkokok) karena sesungguhnya ia menyeru kepada shalat”.

 

FP Kumpulan Hadist dan Al-Qur'an

komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Kenapa Ayam Mampu Melihat Malaikat Sedangkan Keledai Tidak (1)

Banyak sudah penelitian ilmiah yang membuktikan kebenaran sabda~sabda Nabi Muhammad Shalallaahu 'Alaihi wa Sallam secara ilmiah. Berikut ini adalah salah~satunya.

Nabi Shalallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: apabila kalian mendengar ayam jantan berkokok (di waktu malam), maka mintalah karunia kepada Allaah, karena sesungguhnya ia melihat malaikat. Namun apabila engkau mendengar keledai meringkik (di waktu~malam), maka mintalah perlindungan kepada Allaah dari gangguan syaithan,,karena sesungguhnya ia telah melihat syaithan. (Shahih Bukhari dan Muslim)

Kita mungkin sering atau pernah mendengar hadits ini tetapi bisa jadi jarang memikirkannya dan tidak terlintas dalam benak kita untuk meneliti secara ilmiah mengapa itu terjadi. Kemampuan system visual manusia di dunia ini terbatas. Dalam hal ini justru kalah dengan sistem~visual keledai dan ayam  jantan. Pandangan mata manusia terbatas dan tidak dapat melihat apa yang berada di bawah sinar inframerah atau di atas sinar~ultraviolet. Tapi kemampuan indera ayam jantan dan keledai melewati batas itu. Pertanyaannya sekarang, bagaimana keledai dan ayam jantan bisa melihat syaithan dan malaikat, bukan sebaliknya ?

Keledai itu dapat melihat dengan sinar~inframerah, sedangkan syaithan sendiri berasal dari jin yang diciptakan dari api. Artinya, syaithan termasuk dalam lingkup inframerah. Karena itulah, keledai dapat melihat syaithan, tetapi tidak bisa melihat malaikat. Adapun ayam jantan, ia mampu melihat sinar ultraviolet, sedangkan malaikat diciptakan dari cahaya, artinya dari sinar ultraviolet. Karena itulah, malaikat dapat dilihat oleh ayam jantan.

Hal ini menjelaskan kepada kita mengapa syaithan melarikan diri saat disebutkan nama Allah. Penyebabnya adalah karena para malaikat datang ke tempat yang disebut nama Allah itu, sehingga syaithan melarikan diri.

Lantas, mengapa syaithan menghindar bila ada malaikat? Jawabannya, adalah karena syaithan terganggu bila melihat cahaya malaikat. Dengan kata lain, jika sinar ultraviolet bertemu dengan sinarinframerah di satu tempat, maka sinar merah memudar. Maha Besar Allaah atas segala Karunia dan Kuasanya

Diperjelas oleh Al Imam Bukhari dalam kitab Adab Al Mufrad, jika kita mendengar suara kokok ayam jantan di malam hari, maka berdoalah kepada Allaah dan memohon anugerah~anugerah dari Allaah, karena ayam jantan itu berkokok disebabkan melihat malaikat pembawa rahmat kepada hamba Allaah yang melakukan qiyamul lail atau shalat tahajjud di malam hari.

Tetapi jika kita mendengar suara keledai di malam hari, maka berlindunglah kepada Allaah, karena ia melihat syaithan mungkin berupa jin pembawa sihir dan lainnya, demikian pula jika mendengar ringkikan kuda di malam hari maka berlindunglah kepada Allah.

 

FP Kumpulan Hadist dan Al-Qur'an

komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Hadist-Hadist Tentang Tidur (2)

8. Apabila merasa gelisah, risau, merasa takut ketika tidur malam atau merasa kesepian maka dianjurkan sekali baginya untuk berdoa sebagai berikut: Audzu bikalimaatillahi attammati min ghadhabihi wa iqaabihi wa syarri ibaadihi wa min hamazaatisysyayaathiin wa ayyahdhuruun. Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan para syaitan dan dari kedatangan mereka kepadaku. (HR. Abu Dawud No. 3893, At-Tirmidzi No. 3528 dan lainnya)

9. Memakai celak mata ketika hendak tidur, berdasarkan hadits Ibnu Umar: Bahwasanya Rasululloh shallallahu alaihi wasallam senantiasa memakai celak dengan batu celak setiap malam sebelum beliau hendak tidur malam, beliau sholallahu alaihi wassalam memakai celak pada kedua matanya sebanyak 3 kali goresan. (HR. Ibnu Majah No. 3497)

10. Hendaknya mengibaskan tempat tidur (membersihkan tempat tidur dari kotoran) ketika hendak tidur. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan bismillah, karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi. (HR. Al Bukhari No. 6320, Muslim No. 2714, At-Tirmidzi No. 3401 dan Abu Dawud No. 5050)

11. Jika sudah bangun tidur hendaknya membaca doa sebelum berdiri dari tempat pembaringan, yaitu: Alhamdulillahilladzii ahyaanaa badamaa amaatanaa wa ilayhinnusyuur. Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami dibangkitkan. (HR. Al-Bukhari No. 6312 dan Muslim No. 2711)

15. Setelah bangun tidur, disunnahkan mengusap bekas tidur yang ada di wajah maupun tangan Maka bangunlah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya. [HR. Muslim No. 763 (182)]

16. Bersiwak. Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak. (HR. Al Bukhari No. 245 dan Muslim No. 255)

17. Beristinsyaq dan beristintsaar (menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan air dari hidung). Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka beristintsaarlah tiga kali karena sesunggguhnya syaitan bermalam di rongga hidungnya. (HR. Bukhari No. 3295 dan Muslim No. 238)

18. Mencuci kedua tangan tiga kali, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: Apabila salah seorang di antara kamu bangun tidur, janganlah ia memasukkan tangannya ke dalam bejana, sebelum ia mencucinya tiga kali. (HR. Al-Bukhari No. 162 dan Muslim No.278)

19. Anak laki-laki dan perempuan hendaknya dipisahkan tempat tidurnya setelah berumur 6 tahun. (HR. Abu Daud, At-Tirmidzi)

20. Tidak diperbolehkan tidur hanya dengan memakai selimut, tanpa memakai busana apa-apa. (HR. Muslim)

21. Jika bermimpi buruk, jangan sekali-kali menceritakannya pada siapapun kemudian meludah ke kiri tiga kali (diriwayatkan Muslim IV/1772), dan memohon perlindungan kepada Alloh dari godaan syaitan yang terkutuk dan dari keburukan mimpi yang dilihat. (Itu dilakukan sebanyak tiga kali) (diriwayatkan Muslim IV/1772-1773). Hendaknya berpindah posisi tidurnya dari sisi sebelumnya. (diriwayatkan Muslim IV/1773). Atau bangun dan shalat bila mau. (diriwayatkan Muslim IV/1773).

22. Tidak diperbolehkan bagi laki-laki tidur berdua (begitu juga wanita) dalam satu selimut. (HR. Muslim)

komentar | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Hadist- Hadist Tentang Tidur (1)

Tidak tidur terlalu malam setelah sholat isya kecuali dalam keadaan darurat seperti untuk mengulang (murojaah) ilmu atau adanya tamu atau menemani keluarga, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Barzah radhiyallahu anhu Bahwasanya Rasulullah shallallahu allaihi wasallam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya. [Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235)]

Hendaknya tidur dalam keadaan sudah berwudhu, sebagaimana hadits: Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat. (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

Hendaknya mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah,Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu. (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya. (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)

Tidak dibenarkan telungkup dengan posisi perut sebagai tumpuannya baik ketika tidur malam atau pun tidur siang. Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla. (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)

Membaca ayat-ayat Al-Quran, antara lain Membaca ayat kursi,  Membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqoroh,  Mengatupkan dua telapak tangan lalu ditiup dan dibacakan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas kemudian dengan dua telapak tangan mengusap dua bagian tubuh yang dapat dijangkau dengannya dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan, hal ini diulangi sebanyak 3 kali (HR. Al-Bukhari dalam Fathul Bari XI/277 No. 4439, 5016 (cet. Daar Abi Hayan) Muslim No. 2192, Abu Dawud No. 3902, At-Tirmidzi)

Hendaknya mengakhiri berbagai doa tidur dengan doa berikut: Bismikarabbii wa dhotu jambii wa bika arfauhu in amsakta nafsii farhamhaa wa in arsaltahaa fahfazhhaa bimaa tahfazha bihi ibaadakasshaalihiin. Dengan Nama-Mu, ya Rabb-ku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan Nama-Mu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih. (HR. Al-Bukhari No. 6320, Muslim No. 2714, Abu Dawud No. 5050 dan At-Tirmidzi No. 3401)

Disunnahkan apabila hendak membalikkan tubuh (dari satu sisi ke sisi yang lain) ketika tidur malam untuk mengucapkan doa laa ilaha illallahu waahidulqahhaaru rabbussamaawaati wal ardhi wa maa baynahumaa aziizulghaffaru. Tidak ada Illah yang berhak diibadahi kecuali Alloh yang Maha Esa, Maha Perkasa, Rabb yang menguasai langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya, Yang Maha Mulia lagi Maha Pengampun. (HR. Al-Hakim I/540 disepakati dan dishohihkan oleh Imam adz-Dzahabi)
komentar (1) | | Selengkapnya...
Jadilah Publisher Artikel MRO di facebook anda. Klik di sini
Download Aplikasi Mushollarapi for Android di sini

Download File Audio

Populer Sepekan

Pojok Doa

Doa ummat Nabi
اللهم اغفر لامة سيدنا محمد،
اللهم ارحم امة سيدنا محمد،
اللهم استر امة سيدنا محمد، اللهم اجبر امة سيدنا محمد،
اللهم اصلح امة سيدنا محمد،
اللهم عاف امة سيدنا محمد،
اللهم احفظ امة سيدنا محمد،
اللهم ارحم امة سيدنا محمد رحمة عامة يا رب العالمين،
اللهم اغفر لامة سيدنا محمد مغفرة عامة يا رب العالمين،
اللهم فرج عن امة سيدنا محمد فرجا عاجلا يا رب العالمين
 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger