Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Aku Rindu Rasulullah SAW (6)

Aku Rindu Rasulullah SAW (6)

Ketika mengingat cinta para Sahabat kepada Baginda Rasulullah SAW, kita tak boleh lupa dengan perang Uhud, saat terjadi kekocar-kaciran pasukan muslim setelah para tukang panah mereka mulai turun gunung, sementara disisi lain, Khalid ibn Walid justru naik keatas gunung dengan membawa tentara kaum musyrik (Perlu diingat bahwa ketika itu Khalid ibn Walid masih belum masuk islam dan menjadi salah satu panglima perang kaum kafir). Ketika itu, tujuan orang-orang musyrik hanyalah berupaya agar para sahabat, mereka bisa terlepas dari Baginda Rasulullah SAW.

Pada saat kaum muslim menyaksikan kaum musyrik sudah diatas gunung, mereka menjadi takut dan gentar, mereka lalu kocar-kacir menjauh dari Baginda Rasulullah SAW, hanya ada beberapa orang yang tetap bersama beliau SAW. Pasukan musyrik semakin meningkatkan serangan mereka dari beberapa arah, mereka ingin membunuh Baginda Rasulullah SAW. Ditengah keadaan seperti itulah, tiba-tiba Abu Thalhah (semoga Allah SWT meridhainya) datang menahan serangan musuh, menahan setiap serangan dan rekadaya mereka agar tidak sampai mengenai Baginda Rasulullah SAW.

Diriwayatkan dari Anas RA:

Pada perang Uhud, orang-orang sudah kocar-kacir dan meninggalkan Rasulullah SAW. Abu Thalhah berada dihadapan Rasulullah SAW dan dia memakai perisai. Abu Thalhah adalah seorang ahli memanah serta memiliki tubuh besar dan tinggi. Dia sanggup mefmpergunakan dua sampai tiga busur. Tiba-tiba, ada seorang laki-laki dari pasukan musyrik yang lewat dan membawa tempat anak panah, dia berkata: “Lepaskan panah itu dari Abu Thalhah!”. Rasulullah SAW mulai melihat kepada mereka. Abu Thalhah lalu berkata: “Ya Nabi Allah, demi ayah engkau dan ibuku, janganlah engkau bergeser, nanti engkau akan terkena panah mereka, biarlah aku yang mati untuk membelamu”.

Abu Thalhah dengan tegas menyatakan bahwa ia ingin memasrahkan hidupnya sebagai tebusan bagi keselamatan Baginda Rasulullah SAW. Begitulah jika cinta sudah bicara..!.

Dalam perang yang sama, kita juga bisa menemukan Abu Dujanah, sang pengintai. Tiba-tiba, dia menyadari bahwa anak panah akan menimpa dan mengenai Baginda Rasulullah SAW, diapun memeluk beliau untuk menjadi perisai bagi beliau dari panah orang-orang musyrik. Dengan melakukan hal itu, panah-panah orang musyrikpun menembus punggungnya. Tetapi dia tidak bergeming melindungi Baginda Rasulullah SAW, akhirnya punggung  Abu Dujanah dipenuhi anak panah hingga menyerupai landak.

Jika penderitaan yang ditanggung para sahabat laki-laki demi membela Baginda Rasullullah SAW begitu tinggi, para sahabat perempuanpun tak ketinggalan, mereka juga tak melewatkan kesempatan emas. Mereka juga ingin berkorban untuk Baginda Rasulullah SAW, karena mereka juga mencintai beliau SAW. Karena itu, kita juga bisa mendapati seorang perempuan bernama Ummu `Ammarah, salah seorang perempuan muslim yang tak bergeming dari sisi Baginda Rasulullah SAW pada perang Uhud. Nama aslinya adalah Nasibah binti Ka`ab. Tentang perempuan ini Baginda Rasulullah SAW pernah bersabda: “Aku tidak berpaling kekiri atau kekanan kecuali akan mendapatkan dia terus melindungi aku”.

Pada perang Uhud, Ummu `Ammarah mendapati seorang laki-laki musyrik beranam Ibn Qama`ah hendak membunuh Baginda Rasulullah SAW. Ummu `Ammarah lantas berdiri sembari menghunus pedangnya untuk menghalang-halangi Ibn Qama`ah mendekati Baginda Rasulullah SAW. Ibn Qama`ah tak ingin membunuh seorang perempuan, karena itu merupakan aib bagi orang arab, Ibn Qama`ah berusaha menyingkirkan Ummu `Ammarah dari hadapannya tetapi dia tidak bisa. Akhirnya Ibn Qama`ah menebaskan pedangnya sehingga pedang Ummu `Ammarah terpental dari tangannya. 

Ummu `Ammarah bermaksud melarikan diri, tetapi setelah melihat Baginda Rasulullah SAW dalam keadaan sendirian dan dia khawatir Ibn Qama`ah melakukan sesuatu yang buruk pada beliau SAW, dia tetap ditempatnya, demi menjaga beliau SAW. Ibn Qama`ah lalu menebaskan pedangnya yang besar pada pundak Ummu `Ammarah hingga tulang pundaknya terlepas dan jatuh berlumuran darah. Habib Ibn Zayd, anak laki-laki Ummu `Ammarah yang melihat peristiwa itu bergegas mendatangi ibunya untuk menyelamatkannya, tetapi ibunya justru mengatakan: “Biarkan saja aku! Rasulullah lebih berhak untuk kamu selamatkan”. 

Baginda Rasulullah SAW lalu melihat Ummu `Ammarah dan membalikkan tangannya sambil bersabda, “Siapa yang sanggup melakukan seperti yang kamu lakukan ini, hai Ummu `Ammarah?”. Ummu `Ammarah menjawab, “aku mampu wahai Rasulullah, tetapi aku memohon pada engkau agar aku bisa menemani engkau di Surga”. Baginda Rasulullah SAW membalas permohonannya dengan bersabda: “kamu (akan menemaniku) dan juga keluargamu”.

Inilah seorang perempuan yang mengorbankan hidupnya demi cintanya kepada Baginda Rasulullah SAW juga demi bisa menemani beliau kelak di Surga. Perhatikanlah bagaimana Baginda Rasulullah SAW memberi kabar gembira kepada Ummu `Ammarah bahwa dia akan mendapatkan balasan dan pahala yang amat besar, yaitu, dia dan keluarganya akan menjadi teman beliau kelak di Surga. Begitulah balasan bagi orang yang mencintai Baginda Rasulullah SAW dengan tulus serta mengikuti ajaran dan petunjuknya, balasannya adalah Surga dan keridhoan Allah SWT serta bisa menemani Baginda Rasulullah SAW diakhirat.

Inilah sekelumit contoh orang yang mencintai Baginda Rasulullah SAW dan kami mengangkat kisah-kisah ini dengan harapan, semoga kita semua bisa meneladani mereka, sehingga kitapun bisa meneladani mereka, sehingga kita bisa mendapatkan seperti yang mereka dapatkan yaitu menemani Baginda Rasulullah SAW di Surga. Amin, amin, amin ya Rabbal `alamin….


Ahlulkisa
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger