Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Bermakmum Pada Orang Sholat Sunat dan Lengan Wanita Terlihat Saat Shalat

Bermakmum Pada Orang Sholat Sunat dan Lengan Wanita Terlihat Saat Shalat

Bermakmum Pada Orang Sholat Sunat

Menurut Imam Syafi'i tidak disyaratkan derajat sholat IMAM harus sama jenisnya (seperti sholat adaa' dan Qodhoo') juga tidak tidak disyaratkan harus sama derajatnya (seperti imam sholat sunnah sedang makmum sholat wajib) asalkan NIZHOM/urutannya sholat sama diperkenankan sholat berjamaah, (yang nizhomnya tidak sama seperti imam sholat janazah sedang makmum sholat dhuhur misalnya).
Berbeda dengan Imam Madzhab lain (Hanafi, maliki dan Hambali) yang memang di syaratkan derajat sholat imam tidak boleh lebih rendah ketimbang sholatnya makmum.

ومن شروط الإمامة أن لا يكون الإمام أدنى حالا من المأموم فلا يصح اقتداء مفترض بمتنفل إلا عند الشافعية

Fiqh Alaa madzaahib Al-Arba'ah I/664

ولا يضر اختلاف نية الامام والمآموم لعدم فخش المخالفة فيهما.فيصح اقتداء المفترض بالمتنفل والمؤدى بالقاضى وفي طاويلة بقصيرة كظهربصبح وبالعكوس لكنه مكروه ومع ذلك تحصل فضيلة الجماعة قال : السويقى والكراهة لاتنقى الفضيلة .

Dan tidak bahaya perbedaan niatnya imam dan makmum dalam shalat berjamaah karena tidak adanya kenistaan ketidaksamaan didalamnya, karenanya sah makmumnya orang shalat fardhu pada imam yang shalat sunat, makmum shalat ada’ pada imam shalat qadha dan makmum shalat panjang seperti shalat dzuhur pada imam shalat pendek seperti shalat shubuh dan sebaliknya hanya saja hukumnya makruh namun masih didapatkan fadhilah berjamaah.

Berkata as-Suwayqy “Kemakruhan tersebut tidak dapat menafikan fadhilah jamaah”(Hasyiyah al-Baajury I/205, as-Syarqowi juz I/322). Wallaahu A'lamu Bis Showaab.

Lengan Wanita Terlihat Saat Shalat


Kalau memang terlihatnya dari arah atas dan sisinya maka BATAL bila terlihat dari arah bawahnya TIDAK BATAL 

ويجب ستر العورة من أعلاها وجوانبها لا من أسفلها ولو كان المصلي امرأة فلو رؤيت عورته من جيبه أي طوق قميصه لسعته في ركوعه أو غيره ضر

Diwajibkan menutup aurat dari sebelah atas dan sebelah sisi-sisinya (kana, kiri, depan belakang), tidak dari sebelah bawahnya sehingga apabila ada orang sholat bila auratnya terlihat dari kerah atau lengan baju nya yang lebar maka sholatnya batal. (Al-Iqnaa’ Li Assyarbiiny I/124).



http://www.facebook.com/groups/piss.ktb/doc/208569892499160 oleh Ust. Masaji Antoro
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger