Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » , » Hukum Memakai Peci (1)

Hukum Memakai Peci (1)

Memakai peci sudah dapat mencukupi kesunahan memakai sorban dan sebagian para Masyayikh menyatakan kebagusannya terutama dikalangan pengikut Syekh Abdul Qadir al-Jilany. Hukumnya memakai peci sunnah bagi laki-laki saat sholat, memasuki kamar kecil, dan didaerah yang kebiasaan tempatnya memakai tutup kepala. 

أن لبس القلنسوة البيضاء يغني عن العمامة فيحصل به اصل العمامة

(Durr al-Ghamaamah hal. 2)

لبس القلنسوة البيضاء يغني عن العمامة ، وبه يتأيد ما اعتاده بعض مدن اليمن من ترك العمامة من أصلها

(Bughyah al-Mustarsyidiin I/182)

وَسُئِلَ بَعْضُ الْعُلَمَاءِ عن سَنَدِهِ في الْخِرْقَةِ فقال أَمَّا لُبْسُ الْقَلَنْسُوَةِ أو الْعِمَامَةِ أو الثَّوْبِ فَمِنْ الْمَشَايِخِ من اسْتَحْسَنَهُ بِمَنْزِلَةِ خِلَعِ الْمُلُوكِ ولم يَرَهُ آخَرُونَ إذْ لم يَرِدْ أَنَّهُ صلى اللَّهُ عليه وسلم كُسِيَ ثَوْبًا قال وقد كُنْت لَبِسْت خِرْقَةَ التَّصَوُّفِ من طُرُقِ جَمَاعَةٍ أَبْيَنُهَا طَرِيقُ شَيْخِ الْإِسْلَامِ أبي مُحَمَّدٍ عبد الْقَادِرِ

(Al-Fataawaa al-Fiqhiyyah al-Kubraa I/266)

Sedangkan bila di daerah yang masyarakatnya membiasakan diri bertutup kepala, maka yang tidak memakai peci (penutup kepala) bisa dihukumi sebagai orang fasik yang setiap kesaksiannya tidak diterima. 

( لا يصلي أحدكم في الثوب الواحد ليس على عاتقه منه شيء ) رواه البخاري 1/498 ومسلم رقم 516 ، والله أعلم .

Janganlah salah seorang kalian shalat dalam satu pakaian yang diatas bahunya tidak terdapat sesuatupun (HR Bukhari I/498, Muslim hadits No 516)

الصَّلاَةُ بِالْعِمَامَةِ :
11 - اتَّفَقَ الْفُقَهَاءُ عَلَى اسْتِحْبَابِ سَتْرِ الرَّأْسِ فِي الصَّلاَةِ لِلرَّجُل بِعِمَامَةٍ وَمَا فِي مَعْنَاهَا ؛ لأَِنَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِالْعِمَامَةِ .
أَمَّا الْمَرْأَةُ فَوَاجِبٌ سَتْرُ رَأْسِهَا .
وَنَصَّ الْحَنَفِيَّةُ عَلَى كَرَاهَةِ صَلاَةِ الرَّجُل مَكْشُوفَ الرَّأْسِ إِذَا كَانَ تَكَاسُلاً لِتَرْكِ الْوَقَارِ ، لاَ لِلتَّذَلُّل وَالتَّضَرُّعِ
(1) انْظُرْ مُصْطَلَحَ : ( رَأْس ف 5 )
(1) انظر مراقي الفلاح وحاشية الطحطاوي عليه ( 197 ) ط . الثانية ببولاق مصر 1318هـ .

Sementara itu, Ulama Fiqh sepakat akan kesunahan menutup kepala bagi laki-laki dalam shalat dengan memakai sorban dan sejenisnya karena nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam shalat dengan memakai sorban, sedang bagi wanita wajib menutup kepalanya.

Kalangan Hanafiyyah menilai makruh bagi laki-laki shalat dengan terbuka kepalanya karena malas sebab dapat mengurangi kewibawaan bukan karena unsur merendahkan diri dihadapan Allah (Al-Mausuu’ah al-Fiqhiyyah XXX/304).

قال امام الحرمين والغزالي والبغوى وآخرون يستحب أن لايدخل الخلاء مكشوف الرأس قال بعض أصحابنا فان لم يجد شيئا وضع كمه علي رأسه ويستحب أن لايدخل الخلاء حافيا ذكره جماعة منهم أبو العباس بن سريج في كتاب الاقسام وروى البيهقى باسناده حديثا مرسلا أن النبي صلى الله عليه وسلم (كان إذا دخل الخلاء لبس حذاءه وغطى رأسه)

Berkata Imam Haramain, al-Ghozali, al-Baghowy dan ulama-ulama lainnya “Disunahkan bagi seseorang untuk tidak memasuki kamar kecil (WC) tanpa penutup kepala, berkata pengikut as-Syafi’i bila tidak menjumpai sesuatu maka letakkan lengan bajunya diatas kepalanya, juga disunahkan untuk tidak memasuki kamar kecil dengan tidak memakai alas kaki (seperti yang dituturkan oleh segolongan ulama diantaranya Abu al-Abbas Bin Suraij dalam kitab al-Aqsaam.


http://www.facebook.com/groups/piss.ktb/doc/280137795342369/ Oleh Ust. Masaji Antoro PISS KTB
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger