Jl. Kudus Colo Km. 5, Belakang Taman Budaya Bae Krajan, Kudus
Home » » Kehinaan Adalah Benih Ketamakan (2)

Kehinaan Adalah Benih Ketamakan (2)

Lalu bagaimana agar manusia tidak menjadi hina? 

Agar tidak menjadi hina maka dia harus kembali pada ajaran tauhid bahwasanya yang memberi segala sesuatu hanyalah Allah SWT. Tidak akan ada harta atau kekayaan kecuali hanya Allah lah yang memberi. Dalam surat Al-Imran ayat 26 Allah telah menjelaskan :

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (26) [آل عمران/26]

26. Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Perasaan inilah yang harus selalu ditanamkan dalam hati setiap manusia. Dalam surat Ad-Dzariyat ayat 58 juga telah dijelaskan :

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ (58) [الذاريات/58]

58. Sesungguhnya Allah dialah Maha pemberi rezki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.

Dengan demikian maka manusia harus mencari rizki dan memintanya hanya kepada Allah. Karena Allah lah Dzat yang maha melihat dan maha mendengar. Dalam surat Thaha ayat 46 telah dijelaskan :

قَالَ لَا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى (46) [طه/46]

46. Allah berfirman: "Janganlah kamu berdua khawatir, Sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat".

Sebelum nabi diutus, masyarakat arab adalah orang yang sangat hina karena mereka tidak pernah ingat dan berdzikir kepada Allah. Mereka tidak tahu bahwa yang memberi sesuatu adalah Allah. Namun setelah nabi muncul maka mereka menjadi mulia karena mereka telah tahu bahwa pertolongan hanyalah dari Allah. Oleh karena itu kita tidak boleh melupakan hikmah Ibnu Athaillah bahwa "Dahan-dahan kehinaan tidak tumbuh kecuali dari benih-benih ketamakan"



Ngaji Kitab Hikam Bersama KH. Muhammad Wafi, Lc, M.Si
Adv 1
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger