Dalam rangka menumbuhkan kerukunan beragama, berbangsa, dan bernegara, serta doa bersama untuk bangsa, LPBHNU beserta badan-badan otonom NU akan menggelar Istighosah Kebangsaan. Acara tersebut akan berlangsung di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Ahad 7 April 2019.
Adapun rangkaian kegiatan istighosah kebangsaan dan penyuluhan hukum LPBHNU 7 April 2019 adalah sebagai berikut:
Jum'at 5 April 2019
Pukul 14.00 WIB: Jumpa pers di Yayasan Menara Kudus
Sabtu 6 April 2019
Pukul 15.00 - 17.00 WIB di alun-alun: Gladi bersih seluruh acara (Paskibraka, paduan suara, dan keamanan). Selain itu akan dilakukan pembagian nomor stand di Istiqomah Fashion
Ahad 7 April 2019
Pukul 05.30 - 06.15 WIB: Opening bersama Jam'iyyah Alhihu Hadrah Kudus bersama Muhammad Quthby (Banjar-Kalimantan). Setelah itu dilanjutkan Khataman qur'an bersama Pondok Pesantren Yanbu'a
06.15 - 06.40: Iftitahul majlis oleh KH.Hasan Fauzi, Qiro'atul Qur'an KH.Solichul Hadi, Tahlil KH.Arifin Fanani dan Do'a tahlil KH.Ulinnuha Arwani
06.40 - 07.20: Maulid bersama Jam'iyyah Alhihu Hadrah Kudus bersama Muhammad Quthby (Banjar-Kalimantan) beserta Kolosal Hadrah. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubanul Wathon bersama Paduan Suara IPPNU Singocandi. Setelah itu akan dilakukan penyerahan pataka Merah Putih
07.20 - 07.50: Sambutan Panitia Drs.Em Nadjib Hasan, Sambutan PCNU Kudus, dan diakhiri Sambutan dari Bupati Kudus. Selanjutnya peserta akan melantunkan Sholawat Asnawiyah dan sholawat Asygil bersama Jam'iyyah Alhihu Hadrah Kudus dan Muhammad Quthby (Banjar-Kalimantan)
07.50 - 08.20: Sambutan PWNU Jawa Tengah, Sambutan Gubernur, dan diakhiri dengan sambutan dari perwakilan LPBH PBNU. Acara kemudian dilanjutkan dengan mmenyanyikan mars Banser dan sholawat badar.
08.20 - 10.00: Sambutan tokoh nasional Mbak Yeny Wahid, sambutan Praktisi Hukum Prof. Dr. Teguh samudra.
Acara akan dilanjutkan dengan istighosah yang dipimpin oleh Ketua MUI Kudus KH.Hamdani LC.MA dilanjutkan dengan Doa isthigosah oleh KH.Ubaidillah Shodaqoh
Dalam acara kali ini, mauidoh Hasanah akan dibawakan oleh Prof. KH. Said Aqil Siradj (Ketua Umum PBNU). Usai mauidhoh hasanah akan dilangsungkan Deklarasi kebangsaan "No golput, anti hoax, dan selalu menjaga ukhuwah watoniyah" yang ditutup dengan Doa Ihtitam dan melantunkan Mars NU.






Home
Posting Komentar