Tatkala Nabi SAW tidak mendengar jawaban salam dari penghuni
yang ada di rumah itu maka Nabi SAW mengulangi salam itu untuk kedua kalinya.
Maka para wanita di rumah itu menjawab salam dengan suara yang pelan juga. Maka
Nabi SAW mengulangi salam untuk ketiga kalinya lagi. Baru mereka para wanita di
rumah itu mengeraskan suara mereka, “Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Ya Rasulullah SAW” .
Maka Rasulullah SAW bertanya kepada mereka, “Aku sudah mengucap salam dari
pertama akan tetapi aku tidak mendengar kalian menjawab?”
“ Sesungguhnya kami telah mendengar salammu Ya Rasulullah dari pertama kali,
akan tetapi tadi kami sembunyikan suara kami, tidak kami kuatkan suara kami
sehingga Allah SWT memberikan kebaikan yang lebih banyak lagi kepada rumah kami
ini.”
“ Sesungguhnya aku datang ke rumah kalian untuk menolong anak ini, pembantu
atau budak kalian, sehingga kalian tidak memarahinya”.
“Engkau datang ke tempat ini Ya Rasulullah demi anak atau budak ini? “
Maka Rasulullah SAW tatkala ditanya engkau datang ke tempat ini demi anak ini,
kata Rasulullah SAW, “Benar, aku datang ke tempat ini, supaya kalian tidak
memarahi anak ini.”
“Karena engkau datang karena anak ini, maka ketahuilah Ya Rasulullah SAW,
demimu juga kami membebaskan anak ini tidak menjadi budak lagi.”
Tatkala Nabi SAW pulang dari rumah majikan tersebut di perjalanan Nabi SAW
mendapatkan seorang pengemis yang membutuhkan baju untuk dipakainya maka gamish
yang dibeli di pasar tadi dihadiahkan oleh Nabi SAW kepada pengemis itu.
Rasulullah SAW kembali pulang ke rumahnya, Rasulullah SAW telah menginfakkan
hartanya semua, yaitu 4 dirham kepada pembantu itu, gamish diberikan oleh
Rasulullah SAW kepada pengemis dan 2 dirham lagi kepada pengemis juga, maka
semua yang dimiliki oleh Rasulullah SAW 8 dirham semuanya diberikan di jalan
Allah SWT dan semua dibantu oleh Rasulullah SAW.
Maka di muka bumi ini tidak diketahui akhlak yang melebihi akhlaknya dari
Rasulullah SAW. Dan beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling aku cintai
dari kalian dan orang yang paling dekat nanti kedudukannya di hari kiamat,
orang yang paling baik akhlaknya dari kalian.”
Semua orang yang mempunyai hati yang baik dan berakhlak dengan akhlak Nabi
Muhammad SAW, maka ketahuilah orang ini mempunyai ikatan batin dengan Nabi
Muhammad SAW.
Setiap bertambah ini akhlak dan bertambah kuat ini akhlak ketahuilah bertambah
kuat ikatan engkau dengan Nabi Muhammad SAW. Dan engkau sudah mempersiapkan
untuk dekat dengan Nabi Muhammad SAW di hari kiamat. Dan beliau pernah
bersabda, “ Celaka bagi orang yang tidak melihatku di hari kiamat.” Semoga
Allah SWT memperlihatkan kepada kita wajahnya Nabi Muhammad SAW. Dengan
keberkahan Habib Abdullah bin Mukhsin dan orang-orang yang dikuburkan di
samping Habib Abdullah bin Mukhsin dan kepada hamba-hamba Allah yang sholeh.
Maka seseungguhnya mereka adalah pewaris Nabi Muhammad SAW.
Ceramah Habib Umar bin Hafidz di Masjid an-Nur, Empang,
Bogor Kamis Ashar, 7 Januari 2010






Home
Posting Komentar