Di masa pandemi Covid 19 yang dampaknya dirasakan juga oleh warga Kudus, sedikit banyak akan mempengaruhi gaya hidup.
Dalam Diskusi Ramadhan Corner PCNU Kudus, hadir sebagai pemateri, DR. Muhammad Edrus M. M. Dalam paparannya, beliau menyatakan bahwa wabah ini tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi di berbagai negara. Isu pertama yang diangkat adalah isu kesehatan. "Begitu pertama mendengar Covid 19, maka kita akan lari ke isu kesehatan", ungkap beliau.
Dalam paparan pembukanya, beliau menyatakan saat PSBB maka akan terjadi perubahan gaya hidup besar-besaran. Biasanya jika kita berinteraksi secara sosial di luar rumah, di tempat ibadah, dan tempat-tempatbumum lainnya, maka di saat pandemi ini interaksi dibatasi dari rumah.
Akhirnya, mau tidak mau setiap orang harus mau mengubah gaya hidupnya dari interaksi secara langsung ke interaksi melalui media daring. Di saat kondisi seperti itulah, muncul pergesaran isu yang semula isu kesehatan menjadi bergeser ke isu ekomoni.
Di bidang ekonomi sendiri, menurut beliau, ada yang dirugikan ada yang diuntungkan dengan ada Covid 19. Beliau mencontohkan usaha jamu yang semakin laris. Beliau membandingkan dengan sektor usaha yang lebih besar seperti tourism, pariwisata, hotel, dan mall yang benar-benar menurun drastis.
Adanya dampak ekonomi juga berdampak pada isu penguasaan teknologi. "Manusia dipaksa untuk dapat menjalankan teknologi, baik dari strata tingkat atas hingga biasa. Misalnya dengan pembelajaran secara daring", tambah beliau.
Selanjutnya pergeseran gaya hidup menurut beliau, saat kita harus mengatur cashflow. Saat pandemi Covid 19 ini, banyak masyarakat yang mengalami penurunan penghasilan. Hal tersebut mau tidak mau harus mengubah gaya hidup, sehingga akan cukup cadangan atau simpanan penghasilan yang bisa digunakan, karena kita tidak tahu kapan wabah ini akan berakhir.






Home
Posting Komentar