Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Empat Wasiat Taurat (1)

Empat Wasiat Taurat (1)


Kemarilah saudara-saudaraku, ambilah salah satu kunci untuk membuka pintu-pintu hati kalian yang masih tertutup, agar engkau lebih bisa mematut diri di hadapan-Nya. Jagalah gerak-gerik hatimu, sebab sungguh Dia Maha Teliti dalam pengetahuan-Nya. Peganglah kunci ini, yang aku ambilkan dari perbendaharaan-Nya untukmu. 

Bahwasannya, jika seorang anak dari hamba Allah yang masih kecil meninggal, maka Allah bertanya pada para Malaikat-Nya, “Apakah kalian telah mencabut nyawa buah hati hambaku?”
 
Para Malaikat pun menjawab bahwa mereka telah melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya. 

Allah kemudian melanjutkan pertanyaan mengenai apa yang dilakukan hamba-Nya setelah mengetahui anaknya meninggal dunia. 

Lantas malaikat menjawab, “Hamba-Mu memuji-Mu dan bersyukur kepada-Mu. Hamba-Mu mengucap, Inna Lillahi Wa Ina Ilaihi Roji’un”.

Kemudian Allah ta’Ala berfirman, “Kalian para malaikat, buatkanlah rumah di surga-Ku untuk hamba-Ku. Namailah rumah itu Baitul Hamdi, rumah pepujian”.

Wahai engkau teman seperjalananku, jadilah kalian semua hamba yang baik, yang bisa menjaga adab di hadapan Zat Yang Maha Mulia. Bersabarlah terhadap ujian Allah. Terimalah Takdir dan ketetapan-Nya dengan perasaan puas. Dan matilah sebagai hamba yang berserah diri kepada Allah. 

Ingatkah kalian riwayat seorang Nabi? Ketika Allah menegurnya dengan keras dan hendak melepas jubah kenabiannya jika nabi itu mengeluhkan sekali lagi saja cobaan yang ia terima. Hingga sampai-sampai Allah menyuruhnya mencari tuhan selain Dia. Sedang dia dan Allah tahu bahwa tiada tuhan selain-Nya. Jika seorang nabi saja mendapatkan peringatan sedemikian kerasnya, bagaimana engkau tidak khawatir akan adabmu di hadapan-Nya. 

Untuk itu kita semua layak merasa berhutang pada Wahab ibn Munabih, yang telah menemukan empat wasiat dalam kitab Taurat sebagai bekal kita memperbaiki adab di hadapan Yang Maha Berwibawa. 




Ditulis oleh Yusron Mudzaki,  Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah, Kampung Santri, Kulon Gunung Sentono, Pleret, Bantul, Yogyakarta.
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger