Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » , » Penyebab Anak Menjadi Nakal (1)

Penyebab Anak Menjadi Nakal (1)

Penyebab utama manusia melakukan tindakan-tindakan kenakalan memang karena adanya pengaruh setan dari golongan jin di hati manusia. Namun di luar itu ternyata ada banyak hal-hal atau faktor-faktor non gaib yang memicu perbuatan nakal dari anak-anak dan remaja muda-mudi. Agar anak tidak berubah menjadi anak nakal, maka sebagai orangtua kita harus menjaga anak-anak kita dari faktor penyebabnya sebisa mungkin. Karena tindakan kenakalan anak mungkin saja bisa berakibat fatal yang menyebabkan orang lain menderita lahir dan batin.



Beberapa Hal / Faktor yang Menyebabkan Anak Menjadi Bandel, Nakal, Badung, dan lainnya :



1. Karakter Individual



Seorang anak bisa saja memang diciptakan Tuhan sebagai anak yang bandel. Apa pun yang dilakukan untuk mengubah sifat anak yang nakal tersebut tidak akan banyak membuahkan hasil. Anak yang memang dilahirkan sebagai anak nakal akan merasa senang jika berbuat nakal dan merasa tidak nyaman ketika tidak melakukan hal-hal yang dianggap orang-orang di sekitarnya sebagai perbuatan yang tidak baik. Anak yang nakal bisa berubah dengan sendirinya dengan hidayah atau petunjuk dari Tuhan.



2. Kurang Kasih Sayang



Anak yang merasa kurang diperhatikan oleh orangtua atau anggota keluarganya bisa melakukan hal-hal yang tidak semestinya dengan harapan agar mendapatkan perhatian sesuai dengan yang dikehendakinya. Setelah perhatian yang diinginkan diraih maka tindak kenakalan anak seperti ini bisa hilang dengan sendirinya. Oleh sebab itu sejak dini hindari kurang memberi kasih sayang kepada anak kandung sendiri. Selain anak kita sendiri kita pun hendaknya memberikan perhatian dan kasih sayang kita kepada anak-anak yang kurang kasih sayang dari keluarganya agar tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak baik yang bersifat negatif.



3. Pengaruh Keluarga



Keluarga yang memiliki anggota yang memiliki sikap dan perilaku yang buruk bisa menularkan pengaruh buruknya kepada anak. Anak yang terbiasa melihat hal-hal negatif bisa menganggap bahwa hal yang negatif tersebut boleh dilakukannya kepada semua orang. Akibatnya anak bisa melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat di lingkungannya. Yang lebih parah lagi jika sang anak sampai meniru perbuatan bejad keluarganya yang bertentangan dengan hukum dan juga ajaran agamanya.



4. Pengaruh Pergaulan



Anak yang tadinya bersikap baik bisa berubah menjadi nakal ketika memilih teman yang salah. Salah memilih teman biasa disebut dengan istilah salah pergaulan. Anak baik yang memilih teman-teman yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang salah bisa mengubah anak yang baik tersebut menjadi anak yang tidak baik. Oleh karenannya para orangtua harus selalu memantau pergaulan anak-anaknya agar tidak salah bergaul dengan anak-anak yang senang melakukan hal-hal yang tidak terpuji.



5. Pengaruh Budaya Lingkungan



Lain tempat lain juga budayanya. Sesuatu yang di suatu tempat dianggap sebagai sesuatu hal yang wajar dan bahkan dianggap sebagai hal yang baik belum tentu dianggap sama di daerah yang lain. Jika bisa, maka pilihlah lingkungan yang selalu menjaga penerapan nilai-nilai yang baik pada warga masyarakatnya. Jangan tinggal dengan lingkungan masyarakat yang tidak perduli dengan kebobrokan moral warga masrakatnya agar tidak mempengaruhi anak-anak kita nantinya.



Mohammad Eksan
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger