Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » Abdullah bin Abbas RA

Abdullah bin Abbas RA

Abdullah Bin Abbas adalah sahabat kelima yang banyak meriwayatkan hadist sesudah Sayyidah Aisyah, ia meriwayatkan 1.660 hadits. Dia adalah putera Abbas bin Abdul Mutthalib bin Hasyim, paman Rasulullah dan ibunya adalah Ummul Fadl Lababah binti harits saudari ummul mukminin Maimunah.

Sahabat yang mempunyai kedudukan yang sangat terpandang ini dijuluki dengan Informan Umat Islam. Beliaulah asal silsilah khalifah Daulat Abbasiah. Dia dilahirkan di Mekah dan besar di saat munculnya Islam, di mana beliau terus mendampingi Rasulullah sehingga beliau mempunyai banyak riwayat hadis sahih dari Rasulullah. Beliau ikut di barisan Ali bin Abi Thalib dalam perang Jamal dan perang Shiffin. Beliau ini adalah pakar fikih, genetis Arab, peperangan dan sejarah. Di akhir hidupnya dia mengalami kebutaan, sehingga dia tinggal di Taif sampai akhir hayatnya.

Abdullah lahir tiga tahun sebelum hijrah dan Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam mendoakannya “Ya Allah berilah ia pengertian dalam bidang agama dan berilah ia pengetahuan takwil (tafsir)”. Allah mengabulkan doa Nabi-nya dan Ibnu Abbas belakangan terkenal dengan penguasaan ilmunya yang luas dan pengetahuan fikihnya yang mendalam , menjadikannya orang yang dicari untuk di mintai fatwa penting sesudah Abdullah bin Mas’ud, selama kurang lebih tiga puluh tahun. tentang Ibnu Abbas, Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah berkata : ”Tak pernah aku melihat seseorang yang lebih mengerti dari pada Ibnu Abbas tentang ilmu hadits Nabi Shallallahu alaihi Wassalam serta keputusan2 yang dibuat Abubakar ,Umar , dan Utsman“.

Begitu pula tentang ilmu fikih ,tafsir ,bahasa arab , sya’ir , ilmu hitung dan fara’id. Orang suatu hari menyaksikan ia duduk membicarakan ilmu fiqih, satu hari untuk tafsir, satu hari lain untuk masalah peperangan, satu hari untuk syair dan memperbincangkan bahasa Arab. Sama sekali aku tidak pernah melihat ada orang alim duduk mendengarkan pembicaraan beliau begitu khusu’ nya kecuali kepada beliau. Dan setiap pertanyaan orang kepada beliau, pasti ada jawabannya”.

Menurut An-Nasa’I, sanad hadits Ibnu Abbas paling Shahih adalah yang diriwayatkan oleh az-Zuhri, dari Ubaidullah bin Abdullah bin ‘Utba, dari Ibnu abbas. Sedangkan yang paling Dlaif adalah yang diriwayatkan oleh Muhammad bin Marwan as-Suddi Ash-Shaghir dan Al-Kalabi, dari Abi Shalih. Rangkaian ini disebut silsilah Al-Kadzib (silsilah bohong).

Ibnu Abbas mengikuti Perang Hunain, Thaif, Penaklukan Makkah dan haji wada’. Ia menyaksikan penaklukan Afrika bersama Ibnu Abu as-Sarah. Perang Jamal dan Perang Shiffin bersama Ali bin Abi Thalib.
Ia wafat di Thaif pada tahun 68 H. Ibnu al-Hanafiyah ikut menshalatkanya.

Berikut kami sajikan bacaan shalawat Ibnu Abbas.

YAA DAA IMAL FADHLI ‘ALAL BARIYYAH
YAA BAASI THAL YADAINI BIL’ATHIYYAH
YAA SHAAHIBAL MAWAHIBIS SANIYYAH
SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN KHAIRIL WARAA SAJIYYAH
WAGHFIRLANAA YAA DZAL ‘ULAA FII HAA DZIHIS 'ASYIYYAH
BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR RAAHIMIINA

“YA ALLAH, WAHAI DZAT YANG MAHA TETAP (MEMBERI) ANUGRAH KEPADA MANUSIA, WAHAI DZAT YANG MEMBENTANGKAN KEDUA TANGAN DENGAN PEMBERIAN, WAHAI DZAT YANG MEMPUNYAI PEMBERIAN-PEMBERIAN YANG TINGGI. LIMPAHKANLAH RAHMAT TAKZIM (SHALAWAT) KEPADA JUNJUNGAN KAMI MUHAMMAD SAW, BELIAU SEBAIK-BAIKNYA MANUSIA YANG SANGAT LUHUR BUDI PEKERTINYA. DAN AMPUNILAH DOSA-DOSA KAMI, WAHAI DZAT YANG MEMPUNYAI KELUHURAN DERAJAT DENGAN RAHMATMU, WAHAI DZAT YANG MAHA PENYAYANG”

Dalam suatu riwayat Ibnu Abbas RA berkata, “Barangsiapa pada malam hari Jumat atau pada siang harinya membaca shalawat (sebagaimana yang telah tersebut diatas) sebanyak 10 kali, maka Allah SWT akan mencatat baginya 100 juta kali kebaikan, menghapus dari padanya 100 juta keburukannya (dosa-dosanya) dan mengangkatnya 100 juta derajat. Dan apabila nanti pada hari kiamat, nabi Ibrahim as sebagai kekasih Allah itu akan memintakan rahmat di kubahnya.




Ronny Murid Habib Saggaf
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger