Adv 1
Ged a Widget
Gg. Merah Putih, Jl. Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Kudus
Home » » 7 Kenikmatan Penyebab Kesombongan

7 Kenikmatan Penyebab Kesombongan

1. Pengetahuan (ilmu). 

Alangkah cepatnya sifat sombong itu timbul dalam hati orang-orang yang merasa cukup pengetahuannya.


2. Amal dan ibadah. 

Ini bisa menimbulkan sombong dan karenanya menarik perhatian orang banyak, kalau dia kurang ikhlas.


3. Kebangsawanan. 

Karena merasa dirinya turunan bangsawan, dia menjadi sombong dan memandang rendah kepada orang yang dianggapnya rakyat biasa.


4. Kecantikan rupa. 

Ini lebih banyak pada kaum wanita. Bukan saja membawanya kepada kesombongan, tetapi juga suka mencela, merendahkan dan menyebut aib orang lain.


5. Harta dan Kekayaan. 

Karena merasa diri serba cukup, dia menjadi sombong dan memandang rendah dan melecehkan orang lain, terutama orang-orang miskin.


6. Kekuatan dan Kekuasaan. 

Seseorang bisa menjadi sombong karena di tangannya ada kekuatan dan kekuasaan, memandang rendah dan berlantasangan terhadap orang-orang yang lemah.


7. Banyak pengikut, teman sejawat, karib-kerabat yang mempunyai kedudukan dan jabatan-jabatan penting.


Setiap nikmat yang dirasa oleh seseorang telah dipunyainya dengan cukup bisa menimbulkan kesombongannya. Dia lupa, bahwa semua itu adalah pemberian dan ujian dan Tuhan untuk menentukan sanggupkah seseorang mempergunakannya dengan baik atau tidak, apakah dia syukur atau kufur berkenaan dengan nikmat itu.


Di samping orang yang menyombongkan diri karena hal yang baik, ada pula orang-orang jahat yang menyombongkan dan membanggakan dirinya, karena banyak mengerjakan dosa dan maksiat, karena dia mengira bahwa itu ada satu kehormatan dan keistimewaan.


Sebab itu bagi mereka yang menyombongkan diri karena tujuh kelebihan yang tersebut di atas, wajiblah diingatinya, bahwa ada orang lain yang sama dengan dia berkenaan dengan apa yang menyebabkan dia menyombongkan diri, bahkan banyak pula orang yang lebih dari padanya. Dengan kesadaran yang demikian, kesombongannya akan hilang dan berubah menjadi tunduk dan syukur kepada Allah yang memberikan kurnia kepadanya.



Imam Al Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumuddin
Share this article :

Posting Komentar

 
Musholla RAPI, Gg. Merah Putih (Sebelah utara Taman Budaya Kudus eks. Kawedanan Cendono) Jl. Raya Kudus Colo Km. 5 Bae Krajan, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Copyright © 2011. Musholla RAPI Online adalah portal dakwah Musholla RAPI yang mengkopi paste ilmu dari para ulama dan sahabat berkompeten
Dikelola oleh Remaja Musholla RAPI | Email mushollarapi@gmail.com | Powered by Blogger